PONTIANAK POST - Asap pekat kembali menyelimuti Kota Pontianak, khususnya di sepanjang Jalan Ahmad Yani, pada Rabu dini hari (23/7). Pantauan warga dan pengendara menunjukkan bahwa kabut asap mulai terlihat semakin tebal sejak pukul 20.00 WIB dan terus bertahan hingga tengah malam.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama kurang sehatnya kondisi udara.
“Saya pulang kerja sekitar jam 12 malam, dan asapnya sangat tebal. Mata perih, napas juga agak sesak,” ujar Ahmad, seorang karyawan swasta yang melintas dari arah pusat kota menuju bandara.
Asap pekat ini diduga berasal dari kebakaran lahan di wilayah perbatasan kota dan kabupaten sekitar Pontianak, yang sejak beberapa hari terakhir mulai mengalami peningkatan titik api akibat musim kemarau panjang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah memperingatkan potensi peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.
Masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas luar ruangan, terutama anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan.(*)
Editor : Hanif