PONTIANAK POST - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) menjadi solusi untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan warga saat menyeberang jalan. Terdapat sejumlah kawasan di Kota Pontianak yang membutuhkan JPO, salah satunya kawasan Jalan H.O.S Cokroaminoto.
Setiap harinya, kawasan ini dipadati kendaraan yang berlalu lintas. Kondisi ini menyulitkan bagi pejalan kaki yang akan menyeberang. Ditambah lagi, terdapat area kampus di kawasan ini. Wakil Walikota Pontianak, Bahasan, akan melakukan diskusi dan kajian lebih lanjut bersama Walikota Pontianak terkait wacana pembuatan JPO di kawasan ini.
"Kami nantinya akan berdiskusi bagaimana mewujudkan hal ini. Apakah nanti di tahun 2026 atau 2027. Nanti akan hitung-hitunganlah anggaran yang ada. Atau bekerja sama dengan pihak ketiga, para pelaku usaha, perusahaan yang bisa mengeluarkan csrnya dan sebagainya," papar dia.
Titik pembangunan JPO direncanakan di dekat Universitas Widya Dharma Pontianak. Sebagai kawasan pendidikan, area ini cukup padat baik itu lalu lintas mahasiswa, juga para pedagang dan masyarakat. Harapannya dengan adanya JPO maka lalu lintas menjadi lancar. JPO tidak hanya berfungsi sebagai penghubung, tetapi juga menjadi solusi untuk meningkatkan keselamatan, kenyamanan dan ekonomi warga.
Ketua Yayasan Universitas Widya Dharma Pontianak, Widjaja Tandra mengatakan pernah membahas urgensi JPO di kawasan tersebut bersama Wali Kota Pontianak. Ia berharap, pembangunan JPO ini dapat terlaksana. Sebab, JPO ini sangat dibutuhkan untuk kelancaran, keselamatan mahasiswa saat menyeberang.
"Pemerintah Kota Pontianak selama ini telah menjadi mitra penting dalam memajukan pendidikan tinggi di kota ini. Terutama Walikota, Bapak Ir. Edi Rusdi Kamtono, M.M., M.T. yang sangat konsen dalam dunia Pendidikan. Beliau bahkan berencana membangun jembatan penyeberangan di depan gedung kampus Widya Darma Pontianak untuk mempermudah mahasiswa menyeberang," pungkasnya. (mrd)
Editor : Hanif