PONTIANAK POST – Wakil Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik Partai NasDem Kota Pontianak, Z Yuniarti menyebut pihaknya siap merangkul media untuk menjaga kepercayaan publik.
Hal tersebut dikatakannya saat pelantikan pengurus DPD Partai NasDem Kota Pontianak yang digelar di Hotel Harris Pontianak pada Minggu (27/7) pagi.
Sejauh ini, menurutnya hubungan Partai Nasdem dan media sudah berjalan cukup baik. Meski begitu, ia tak menampik perlunya evaluasi dan perbaikan di masa mendatang agar hubungan tersebut tetap sehat dan konstruktif.
“Sejauh ini cukup baik, mungkin ke depannya ada yang perlu dievaluasi atau mungkin diperbaiki agar sama-sama baik. Harapannya juga kita bisa merangkul semua media, terutama teman-teman media online dan sosial media yang sehari-hari menjaga kepercayaan publik dengan keviralan. Sekarang kan no viral no justice, teman-teman yang punya kekuatan memviralkan inilah yang harus kita apresiasi sebagai penyeimbang demokrasi, dan juga kita rangkul,” tegasnya.
Yuniarti menyebut perkembangan media sosial saat ini sudah menunjukkan arah yang baik, terutama karena mulai banyak yang mengedepankan prinsip-prinsip jurnalistik di dalamnya.
“Ya saya rasa cukup baik, media-media sosial sekarang juga berbasis jurnalistik, sehingga aspirasi masyarakat tetap terjaga dengan rekan-rekan media ini,” ujar Yuniarti.
Fenomena media sosial yang kerap menjadi penentu arah opini publik juga menjadi perhatian serius Partai NasDem, terutama dalam menjaga komunikasi dua arah yang sehat antara partai politik dan masyarakat luas.
Menanggapi soal kemungkinan adanya kerja sama antara Partai NasDem dan media, Yuniarti menyatakan secara pribadi sangat terbuka terhadap peluang tersebut, meskipun keputusan akhir tetap berada di tangan Ketua DPD.
“Sebenarnya itu keputusan ketua, tapi saya sebagai wakil ketua bidang media dan komunikasi publik, peluang itu sangat mungkin. Saya sangat berharap bisa bersahabat dan berkomunikasi baik dengan rekan-rekan media semua,” kata dia.
Pelantikan pengurus DPD Partai NasDem Kota Pontianak ini menjadi momentum penting bagi partai untuk memperkuat sinergi, tidak hanya ke dalam struktur internal, tetapi juga kepada elemen-elemen eksternal, termasuk media sebagai mitra demokrasi.
Yuniarti menegaskan kembali bahwa partai politik tidak boleh alergi terhadap media. Justru melalui media, aspirasi masyarakat bisa diteruskan, dikawal, dan bahkan diperjuangkan secara lebih luas dan terbuka. (*)
Editor : Miftahul Khair