Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

BI Kalbar: Wakaf Produktif Punya Potensi Besar jika Dikelola Profesional

Mirza Ahmad Muin • Senin, 28 Juli 2025 | 10:38 WIB
Kepala Perwakilan BI Kalbar, Doni Septadijaya
Kepala Perwakilan BI Kalbar, Doni Septadijaya

PONTIANAK POST - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat Doni Septadijaya mengatakan, kebanyakan masyarakat masih belum memahami tentang wakaf produktif. Wakaf produktif ini merupakan wakaf yang bisa dikelola secara profesional dan mampu menghasilkan manfaat berkelanjutan.

“Wakaf Produktif adalah harta benda atau pokok tetap yang diwakafkan untuk dipergunakan dalam kegiatan produksi dan hasilnya disalurkan sesuai dengan tujuan wakaf,” ujar Doni, belum lama ini.

Dia mencontohkan, wakaf produktif seperti sebidang tanah diwakafkan bukan untuk dibangun masjid, tapi untuk dibuat lahan pertanian, minimarket syariah, atau rumah kontrakan.

“Artinya, wakaf tak hanya pasif, tapi aktif dan produktif. Ini sejalan dengan semangat Islam sebagai agama yang progresif dan solutif,” jelasnya.

Dia menyebutkan wakaf produktif mampu menjadi solusi jangka panjang bagi ketimpangan sosial, ketergantungan pada bantuan, hingga akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.

Bahkan dalam konteks ekonomi, wakaf produktif bisa mengurangi kemiskinan melalui pembiayaan usaha mikro dan social, meningkatkan inklusi keuangan syariah dengan menyalurkan dana wakaf ke sektor-sektor produktif, dan lainnya.

Dia mengatakan, peluang wakaf produktif di Kalbar sangat besar, karena adanya dukungan struktural (Pemprov, BWI, lembaga wakaf lainnya), keberadaan aset wakaf melimpah, dan dorongan inovasi berupa wakaf uang.

Makanya, untuk memaksimalkannya, perlu dipadukan strategi edukasi, pelatihan nazhir, dan implementasi program wakaf produktif yang bersinergi dengan kebutuhan lokal misalnya pengembangan UMKM, pendidikan, dan kesehatan. Dengan begitu, wakaf bisa menjadi pilar pendukung ekonomi umat dan kesejahteraan masyarakat Kalbar.

Tak lama lagi, Bank Indonesia akan menyelenggarakan Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI) 2025 yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam upaya mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, khususnya di wilayah Timur. Wakaf produktif akan menjadi satu pokok bahasan dalam ajang tersebut.

“Nanti akan ada sesi khusus edukasi wakaf melalui talkshow, showcase lelang wakaf, training untuk nazir, dan booth Kopi untuk wakaf,” ujarnya. (iza)

Editor : Hanif
#bantuan #pendidikan #Wakaf produktif #profesional #bi #Wakaf Uang #Pengelolaan #kesehatan #BI kalbar #Layanan Dasar