Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Wagub Krisantus Minta KADIN Kawal Investasi Berkeadilan, Ancam Pengusaha Nakal

Novantar Ramses Negara • Rabu, 30 Juli 2025 | 10:40 WIB
PEMBUKAAN: Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan memukul gong sebagai tanda dibukanya Musprovlub KADIN Kalbar di Hotel Mercure Pontianak.
PEMBUKAAN: Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan memukul gong sebagai tanda dibukanya Musprovlub KADIN Kalbar di Hotel Mercure Pontianak.

PONTIANAK POST – “Kalau hanya datang mengambil kekayaan tanpa memberi manfaat bagi masyarakat, saya akan tindak,” tegas Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, saat membuka Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalbar di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (29/7).

Krisantus menyatakan bahwa pihaknya siap menindak perusahaan-perusahaan yang hanya mengeksploitasi sumber daya alam tanpa memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. “Kita ingin investasi yang sehat, adil, dan berpihak pada rakyat,” tegas Krisantus dalam sambutannya.

Ia menekankan pentingnya peran strategis KADIN sebagai mitra pemerintah dalam mendorong investasi yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Kami berharap KADIN aktif mendorong investasi yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat serta membangun Kalimantan Barat secara nyata,” ujarnya.

Menurutnya, kekayaan sumber daya alam Kalbar yang melimpah, seperti tambang, perkebunan, kelautan, dan infrastruktur, tidak akan memberi dampak jika tidak dikelola dengan baik dan melibatkan kerja sama erat antara pemerintah dan pelaku usaha. “Ini tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada kemitraan strategis,” tambahnya.

Pada forum Musprovlub itu, Krisantus juga menyoroti pentingnya figur pimpinan KADIN yang kompeten, visioner, dan mampu menjembatani kepentingan dunia usaha dan pemerintah. “Kalbar penuh potensi. Kita butuh pengurus KADIN yang jeli melihat peluang dan mampu membangun koordinasi lintas sektor,” katanya.

Selain itu, ia meminta perusahaan yang beroperasi di Kalbar untuk patuh pada kewajiban fiskal, seperti memiliki kantor dan NPWP di Kalbar serta mendata alat berat dan kendaraan operasional di wilayah ini. “Jangan sampai semua aktivitas ada di Kalbar, tapi kontribusinya dibawa ke luar daerah,” tegasnya.

Ia juga menyinggung maraknya praktik ilegal dan mafia ekonomi yang selama ini merugikan daerah. Dalam kunjungan ke berbagai kabupaten dan kota di Kalbar, ia melihat langsung kondisi infrastruktur yang rusak meski daerah tersebut kaya sumber daya. “Ini ironi yang harus dihentikan. Warga harus merasakan manfaat kekayaan alam yang ada di sekitarnya,” ujarnya.

Wagub juga mengungkapkan bahwa Pemprov tengah mendorong pengembangan Pelabuhan Internasional Kijing dan pengerukan alur sungai untuk mendukung arus distribusi dan ekspor hasil alam Kalbar. Musprovlub KADIN Kalbar diharapkan menjadi momentum penting untuk konsolidasi pelaku usaha dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.

Tujuannya adalah membangun pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemerataan manfaat. “Dengan menertibkan investasi nakal, memperkuat kepatuhan fiskal, dan membangun infrastruktur pendukung, kita ingin menciptakan Kalimantan Barat yang adil, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkas Krisantus. (mse)

Editor : Hanif
#Tindak Tegas #PAD #Kadin Kalbar #adil #investasi #Krisantus Kurniawan #Pengusaha #Wagub Kalbar #HOTEL MERCURE PONTIANAK #merugikan masyarakat