PONTIANAK POST - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalbar menginformasikan potensi hujan di Kalimantan Barat terjadi pada 1 sampai 7 Agustus 2025 di sebagian besar wilayah Kalbar.
Pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2025 terdapat hujan di sebagian wilayah Kalbar dengan skala lokal dan tidak merata termasuk di Kota Pontianak. Kondisi ini membuat jumlah titik panas berkurang. Berdasarkan data BMKG Kalbar, jumlah titik panas pada Jumat (1/8) yakni sebanyak 650 titik.
Sebelumnya pada Kamis (31/7) terdapat 878 titik panas dan sebanyak 1.250 titik panas pada Rabu (30/7). Indeks rata-rata kualitas udara partikulat PM2 tanggal 31 Juli 2025 di wilayah Kalbar dalam kategori sedang - tidak sehat.
BMKG Kalbar memprakirakan hari ini dan besok, potensi hujan semakin banyak. Bahkan, BMKG Kalbar juga mengeluarkan peringatan dini pada 1 hingga 3 Agustus 2025, agar masyarakat di sebagian wilayah Kalbar agar waspada potensi hujan intensitas sedang hingga lebat.
Septikasari, Prakirawan BMKG Kalbar-Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio mengatakan pada Sabtu (2/8) secara umum terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di wilayah Kalbar. Berdasarkan prakiraan angin di 3000 kaki secara umum arah angin di Kalbar bergerak dari arah Tenggara dengan kecepatan 29 knot.
"Pada esok hari (hari ini,red) wilayah Kalbar berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, khususnya pada pagi, siang, hingga sore hari. Waspadai hujan yang terjadi dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat," ulasnya Jumat (1/8).
Meski diprakirakan banyak terjadi hujan, masyarakat tetap harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di sebagian wilayah.
"Indeks potensi terjadinya kemudahan kebakaran hutan dan lahan dalam satu minggu ke depan, beberapa wilayah di Kalimantan Barat masih berpotensi mudah hingga sangat mudah terbakar," katanya.
Berdasarkan ikhtisar beberapa unsur cuaca yang diamati pada 8 lokasi di Provinsi Kalimantan Barat tanggal 31 Juli 2025 Pukul 07.00 WIB sampai dengan 01 Agustus 2025 Pukul 07.00 WIB yakni terdapat suhu udara ekstrem. Suhu udara tertinggi yaitu 35.4°C terjadi di Melawi. Suhu udara rata-rata berkisar 28.2°C hingga 29.9°C.
Sementara suhu udara terendah adalah 24.2°C di Sintang. Tidak terjadi hujan di titik pengamatan. Kriteria hari tanpa hujan termasuk kategori sangat pendek (1 - 5 hari) dan menengah (11 - 20 hari). Tidak terdapat kejadian angin kencang. Kecepatan angin tertinggi yaitu 10 Knot di Kubu Raya dan Ketapang.
Arah angin dominan dari arah Timur - Barat Daya. Jarak pandang di bawah 1000 meter terjadi di Kab. Sintang disebabkan oleh kabut. (mrd)
Editor : Miftahul Khair