PONTIANAK POST - Pemerintah terus meningkatkan intensitas pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Fokus utama saat ini adalah operasi pemadaman di lahan gambut dan wilayah yang berdekatan dengan permukiman penduduk, serta wilayah perbatasan dengan Malaysia.
Saat meninjau upaya pemadaman karhutla di Kalimantan Barat (31/7/2025), Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Kementerian Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, mengatakan bahwa pemadaman darat dan udara terus dilakukan di sejumlah lokasi di Kabupaten Kubu Raya, Ketapang, dan Sambas, termasuk di Desa Bansir Darat, Pontianak Tenggara.
“Prioritas kami adalah memastikan api tidak menyebar ke pemukiman serta tidak ada asap lintas batas ke negara tetangga,” ujarnya.
Tim Manggala Agni Kalbar bersama TNI, Polri, BPBD, KPH, relawan masyarakat, dan MPA telah dikerahkan ke lapangan. Pemadaman dilakukan dengan peralatan manual, pompa portabel, water bombing, dan operasi modifikasi cuaca (OMC). Pada bulan Juli 2025, Manggala Agni Kalimantan Barat sudah melakukan pemadaman lebih dari 248 lokasi. Editor : Miftahul Khair