PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memimpin jalannya Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Minggu (17/8).
Upacara berlangsung khidmat dengan kehadiran Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Sekretaris Daerah Harisson, Ketua Bidang I TP PKK Kalbar Donata Dirasig, Ketua Dharma Wanita Windy Prihastari, unsur Forkopimda, pejabat TNI-Polri, para kepala perangkat daerah, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), serta tokoh masyarakat Kalimantan Barat.
Sebanyak 30 pelajar terbaik dari kabupaten/kota se-Kalbar dipercaya menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) provinsi, yang didukung oleh Pasukan 45 dari unsur TNI-Polri.
Pembawa baki bendera Merah Putih adalah Cinta Dewi Kencana dari SMA Negeri 1 Ketapang. Sementara pengibar bendera Merah Putih terdiri dari Zaidan Petra Darmawan (SMA Negeri 3 Singkawang), Gabriel FC Lorenzo (SMA Swasta Mangku Diniyah Ngabang, Landak), dan Hionino Anatra Ami (SMA Negeri 1 Bengkayang).
Seusai bertindak sebagai Inspektur Upacara, Gubernur Ria Norsan menegaskan makna penting kemerdekaan yang ke-80 tahun.
“Delapan puluh tahun adalah usia yang matang. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan bekerja sesuai kemampuan kita, berkontribusi nyata untuk Indonesia. Dengan semangat peringatan tahun ini, Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, kita wujudkan nilai itu dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Kepada generasi muda, ia berpesan agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
“Kemerdekaan bukan hadiah, tetapi hasil perjuangan panjang yang penuh pengorbanan, bahkan nyawa. Karena itu, generasi muda harus mengisi kemerdekaan ini dengan berkarya di bidang masing-masing,” pesan Norsan.
Ia juga optimistis momentum HUT ke-80 RI menjadi titik penguatan pembangunan di Kalimantan Barat, menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.
Dalam upacara tersebut, Mayor Mar Saiful Anam, CTMP bertugas sebagai Perwira Upacara. Komandan Upacara diemban oleh Letkol Mar Bangkit Budi Setyawan, S.I.P., M.Tr.Opsla. Sementara musik upacara dipandu Korsik Satsik Ajendam XII/Tpr dengan pembawa acara Serda Keu/W Fadhila Putri Saleha.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila oleh Inspektur Upacara, pembacaan UUD 1945 oleh Ketua DPRD Kalbar Aloysius, S.H., M.Si., serta doa bersama yang dipimpin Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I.
Usai prosesi penaikan bendera, Gubernur Ria Norsan bersama Wagub Krisantus dan Sekda Harisson berfoto bersama Forkopimda serta Paskibraka 2025 sebagai kenangan atas momen bersejarah ini.
Sementara itu, dalam kesempatan berbeda, Sekda Kalbar Harisson yang tampil dengan busana adat daerah, menyerahkan secara simbolis bendera pusaka kepada perwakilan Paskibra di Depan Balai Petitih Kantor Gubernur.
Prosesi yang penuh khidmat ini dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus simbol kepercayaan pemerintah daerah kepada Paskibra yang mengemban tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada HUT RI ke-80 tingkat provinsi.
“Bendera pusaka adalah simbol persatuan sekaligus pengorbanan para pahlawan. Laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” pesan singkat Harisson. (mse)
Editor : Hanif