Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Perkumpulan Marga Lim Tambah Alat Kremasi Modern, Proses Lebih Cepat dan Bersih

Miftahul Khair • Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:02 WIB

 

Alat kremasi modern di fasilitas krematorium di kawasan Pemakaman Marga Lim.
Alat kremasi modern di fasilitas krematorium di kawasan Pemakaman Marga Lim.

PONTIANAK POST - Perkumpulan warga Tionghoa bermarga Lim yang berdiri sejak 1875 kini terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Lembaga yang kini dikenal sebagai Perkumpulan Marga Lim tidak hanya mengurus prosesi kematian, tetapi juga bergerak dalam bidang sosial dan budaya serta keagamaan.

Salah satu inovasi terbaru adalah penambahan alat kremasi modern di fasilitas krematorium di Kawasan Pemakaman Marga Lim, Jalan Adi Sucipto KM 8,7 Kubu Raya. Sebelumnya sudah ada dua unit.

Penambahan dua unit baru tersebut diresmikan pemakaian pada awal bulan ini dan diklaim mampu memangkas durasi proses kremasi secara signifikan.

“Dengan alat baru ini, pembakaran jasad dapat dilakukan kurang dari satu jam, sedangkan proses keseluruhan hingga pembersihan abu hanya memakan waktu sekitar satu setengah jam,” jelas Limas Santoso, selaku Ketua Umum Perkumpulan Marga Lim, Kalbar pada Selasa, 19 Agustus 2025.

Sebelumnya, keluarga yang berduka harus menunggu sekitar tiga sampai empat jam lebih lama untuk menyelesaikan prosesi kremasi. Kini, dengan teknologi baru, pelayanan menjadi lebih cepat, higienis, dan ramah lingkungan.

Dari pantauan Pontianak Post, mesin krematorium modern ini dilengkapi panel kontrol digital, ruang pembakaran tertutup, serta sistem pengolahan emisi untuk menjaga kebersihan udara.

Selain inovasi di bidang kremasi, Perkumpulan Marga Lim juga menyediakan pemakaman yang cukup luas, serta rumah abu dengan bagunan tiga lantai, dengan kapasitas ribuan kotak abu. Yang terpakai baru separuh saja. Fasilitas ini menjadi pilihan keluarga yang memilih penyimpanan abu secara rapi dan terhormat.

Dalam bidang budaya, Perkumpulan Marga Lim konsisten menjaga tradisi melalui musik tradisonal Tionghoa.

Kesenian ini tampil pada perayaan hari besar seperti Imlek, peresmian kantor atau gedung, acara hajatan seperti pernikahan, ulang tahun dan Cap Go Meh.

“Inovasi teknologi harus berjalan seiring dengan pelestarian budaya dan kepedulian sosial. Itulah komitmen kami,” ujar Limas Santoso yang didampingi Sujono, pengurus Perkumpulan Marga Lim.

Dengan penambahan alat kremasi modern ini, Marga Lim menegaskan posisinya sebagai salah satu perkumlulan tertua di Pontianak yang mampu menghadirkan layanan kematian yang cepat, bersih, dan tetap menghormati tradisi leluhur. (*)

Editor : Miftahul Khair
#kremasi #Lim #Abu #Perkumpulan Marga