Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

HiFi Air Dukung Usaha Rumahan di Pontianak, UMKM Tumbuh Bersama Koneksi Stabil

Mirza Ahmad Muin • Rabu, 20 Agustus 2025 | 13:46 WIB
Annisya, Owner Aisyah Kitchen saat melakukan proses produksi kue untuk pesanan online di rumahnya di Jl Husein Hamzah Pontianak. Annisya mengandalkan HiFi Air Indosat untuk mendukung usaha rumahannya.
Annisya, Owner Aisyah Kitchen saat melakukan proses produksi kue untuk pesanan online di rumahnya di Jl Husein Hamzah Pontianak. Annisya mengandalkan HiFi Air Indosat untuk mendukung usaha rumahannya.

PONTIANAK POST - Usaha rumahan saat ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat menggembirakan. Didukung oleh perkembangan teknologi digital, perubahan gaya hidup masyarakat, serta meningkatnya minat terhadap produk lokal, usaha rumahan bukan lagi dianggap sebagai bisnis sampingan, tetapi telah menjadi penggerak ekonomi mikro yang kuat dan berdaya saing tinggi.

Banyak pelaku UMKM, khususnya ibu rumah tangga mulai menjalankan usaha dari rumah. Mulai dari kuliner, fashion, kerajinan tangan, hingga jasa digital, semua bisa dikelola dari ruang tamu, dapur, atau bahkan sudut kecil di rumah, berkat dukungan internet dan platform digital.

Satu di antaranya UMKM rumahan dengan brand produk Aisyah Kitchen yang berada di Jl Husein Hamzah Komp Villa Artha Land, Pontianak, Kalimantan Barat.

Semua bermula di tahun 2018. Saat orang lain mungkin menganggap dapur hanyalah tempat rutinitas, Annisya, Owner Aisyah Kitchen melihatnya sebagai panggung untuk menuangkan rasa, kreativitas, dan kehangatan. Ia mulai dengan membuat brownies kukus untuk keluarga, lalu bereksperimen dengan brownies panggang dan fudgy brownies yang lembut di dalam, renyah di luar.

"Saya hobi membuat kue. Biasanya saat antar anak sekolah, sering saya bawa kue-kue ini untuk diberikan pada orangtua murid. Mereka antusias dan menyarankan untuk dijual. Dari situ awal mulanya mulai jualan produk camilan ini," kata Annisya.

Seiring waktu, lahirlah varian produk camilan lainnya seperti burnt cheesecake brownies, lalu melangkah ke ranah savory seperti Mac n Cheese, Nasi Goreng Hongkong, hingga Nasi Ayam Goreng Mayonaise.
Dengan kemampuannya menghadirkan cita rasa dari tiga belahan dunia yaitu Western food, Asian food, dan masakan Nusantara, Aisyah Kitchen kian mantap mengembangkan usahanya walau hanya dari dalam rumah. Dengan harga jual ramah di kantong, mulai dari Rp20.000 hingga Rp150.000.

Sejak Pandemi Covid 19 terjadi beberapa tahun lalu, Annisya menyadari penjulan produknya harus menyentuh ranah digital. Makanya sejak saat itu, dia pun rajin menawarkan produk tersebut via Media Sosial bahkan sekarang pun telah tersedia di aplikasi pesan-antar. "Alhamdulillah sambutan respon pasar sangat bagus. Malah makin dikenal luas," ujarnya.

Tentu, menjalankan bisnis online dari rumah tidak mudah jika koneksi internet tidak mendukung. Beruntung, Indosat hadir dengan produk Hifi Air dan sinyal kuatnya yang menjangkau hingga ke sudut-sudut rumah Annisya. Bukan hanya cepat dan stabil, jaringan ini menjadi penopang utama dalam aktivitas digital Aisyah Kitchen: mulai dari membalas pesan pelanggan, mengunggah konten berkualitas, hingga memproses pembayaran dan pesanan dengan lancar.
Sinyal yang kuat dan internet yang andal dari Indosat bukan hanya mempermudah, tapi membuka peluang lebih luas. Dapur kecil yang dulunya hanya melayani lingkungan sekitar, kini bisa mengirimkan rasa ke berbagai kota.

Aisyah Kitchen turut tumbuh bersama jaringan yang tak mengenal batas, menjangkau pelanggan setia dari layar ke layar.

"Kalau saya merupakan konsumen Indosat sejak lama. Sebelumnya tidak terlalu tahu kalau Indosat punya produk seperti internet rumahan. Hanya saya dan suami sering jalan di Car Free Day (CFD) Pontianak setiap minggu. Di situ ketemu booth Hifi Air dan sedang promo, jadi saya tertarik buat coba pakai. Bagi saya yang penting internet harus stabil untuk mendukung usaha rumahan. Dan sinyal Indosat sejauh ini aman saya pakai," ujarnya.


Tercatat HiFi Air Indosat milik Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mulai dikenalkan di kawasan Kalimantan pada Desember 2024. Ini merupakan layanan internet rumah nirkabel berkecepatan tinggi (Fixed Wireless Access/FWA), di Pulau Kalimantantermasuk kota besar seperti Pontianak, Balikpapan, Palangka Raya, serta kota sekunder seperti Tarakan, Nunukan, dan Bontang. Tidak membutuhkan instalasi kabel, pengguna bisa langsung aktivasi modem secara mandiri.


Jumlah UMKM Kian Meningkat

Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak mencatat pada tahun 2024 Usaha Mikro yang berizin sudah 18.115. Sedangkan usaha kecilnya 5.148 dan usaha menengahnya sebanyak 238. 

Diskumdag Pontianak memperkirakan perkembangan UMKM, 80,44 persen pelaku usaha mikro setiap tahunnya. Diskumdang memastikan jumlah pelaku UMKM terus bertambah di Kota Pontianak tiap tahunnya.

Praktisi UMKM Eka Hardiyanti, S.T, M.Pd menjelaskan peningkatan jumlah UMKM di Pontianak menunjukkan geliat ekonomi lokal yang semakin kuat dan resilien pasca pandemi. Ini menandakan bahwa masyarakat mulai berani mengambil peran sebagai pelaku usaha, tidak hanya sebagai pencari kerja.

"Pertumbuhan ini juga mencerminkan membaiknya ekosistem usaha kecil, terutama dengan dukungan akses internet yang semakin merata dan stabil. Dengan digitalisasi yang terus didorong oleh pemerintah dan sektor swasta, UMKM tidak hanya tumbuh dalam jumlah, tapi juga mulai naik kelas dalam hal efisiensi, pemasaran, dan akses pasar yang lebih luas," jelas Eka Hardiyanti.(iza)

Editor : Hanif
#naik kelas #HiFi Air #UMKM #usaha rumahan #koneksi internet #pontianak #stabil