Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bank Kalbar Segera Adakan Jabatan Direktur TI, Harisson: Transformasi Digital Tak Bisa Ditunda

Novantar Ramses Negara • Jumat, 22 Agustus 2025 | 09:36 WIB
KUNJUNGAN: Sekda Kalbar Harisson bersama jajaran Bank Kalbar saat kunjungan kerja ke Bank SulutGo, Manado, membahas strategi percepatan transformasi digital, Selasa (19/8).
KUNJUNGAN: Sekda Kalbar Harisson bersama jajaran Bank Kalbar saat kunjungan kerja ke Bank SulutGo, Manado, membahas strategi percepatan transformasi digital, Selasa (19/8).

PONTIANAK POST – Bank Kalbar bersiap membentuk jabatan Direktur Teknologi Informasi (TI) sebagai langkah strategis mempercepat transformasi digital. Jabatan baru ini dinilai penting untuk memastikan Bank Kalbar mampu bersaing di industri perbankan modern yang semakin menekankan aspek teknologi, keamanan sistem, dan layanan digital.

“Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Bank Kalbar harus siap menghadapi tantangan industri perbankan modern dengan memperkuat lini teknologi informasinya,” tegas Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, Harisson, saat kunjungan kerja ke Bank SulutGo di Manado, Selasa (19/8).

Harisson menekankan bahwa pembentukan jabatan Direktur TI bukan sekadar formalitas, tetapi kebutuhan mendesak agar Bank Kalbar lebih adaptif, inovatif, dan mampu memberikan pelayanan yang cepat, aman, serta berkualitas bagi masyarakat Kalimantan Barat.

Kunjungan ke Bank SulutGo dilakukan karena BPD SulutGo dinilai berhasil menerapkan transformasi digital sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan. Harisson juga mengapresiasi keterbukaan Bank SulutGo yang bersedia berbagi pengalaman dan strategi. “Kami sangat mengapresiasi sambutan hangat jajaran Bank SulutGo. Apa yang dipaparkan terkait strategi transformasi digital menjadi inspirasi berharga bagi kami di Kalimantan Barat,” ujarnya.

Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, menambahkan bahwa banyak hal positif bisa dipelajari dari sistem yang diterapkan BPD SulutGo, terutama terkait digitalisasi layanan perbankan dan penguatan sistem keamanan data. “Jabatan Direktur TI akan menjadi motor penggerak akselerasi transformasi digital di Bank Kalbar. Kami berharap tidak hanya mampu bertahan dalam persaingan, tetapi juga tumbuh menjadi BPD inovatif dan pilihan utama masyarakat dalam layanan digital,” jelas Rokidi.

Sementara itu, Komisaris Utama BPD SulutGo, Ramoy M. Luntungan, menyambut baik langkah Bank Kalbar. Ia menilai sinergi antar-BPD penting untuk memperkuat peran bank daerah di tingkat nasional. “Digitalisasi bukan hanya soal aplikasi dan sistem, tetapi juga bagaimana membangun mindset baru di dalam organisasi. Saya yakin Bank Kalbar, dengan dukungan pemerintah daerah, mampu melakukan lompatan besar di bidang ini,” tutup Ramoy. (mse)

Editor : Hanif
#TI #Direktur #harisson #Bank SulutGo #bank Kalbar #tingkatkan layanan #inovatif #industri perbankan #Transformasi Digital