Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Stand Up Indo Pontianak Bangkit Lewat SUN ke-8, Hadirkan Sadana Agung

Idil Aqsa Akbary • Senin, 25 Agustus 2025 | 10:04 WIB
TAMPIL: Komika nasional Sadana Agung tampil mengocok perut ratusan penonton dalam Stand-Up Nite (SUN) ke-8 bertajuk Nova Facies di Gedung Taman Budaya Kalbar, Sabtu (23/8) malam.
TAMPIL: Komika nasional Sadana Agung tampil mengocok perut ratusan penonton dalam Stand-Up Nite (SUN) ke-8 bertajuk Nova Facies di Gedung Taman Budaya Kalbar, Sabtu (23/8) malam.

PONTIANAK POST - Suasana riuh tawa pecah di Gedung Taman Budaya Kalimantan Barat (Kalbar), Kota Pontianak, Sabtu (23/8) malam. Ratusan penonton larut dalam gelak saat komika nasional Sadana Agung menutup Stand-Up Nite (SUN) ke-8 dengan materi khasnya yang segar.

Dari cerita masa kuliah, pengalaman bermain film, hingga pengamatannya soal Kota Pontianak, Sadana sukses mengocok perut penonton. “Asyik banget atmosfernya. Penonton dekat, responsnya juga enak, bikin saya makin semangat,” ujarnya usai tampil.

Sebelumnya, enam komika lokal, Aqmal, Arbaur, Azmi, Fahmy, Dicki, dan Bropi, lebih dulu memanaskan suasana. Mereka tampil dengan karakter, dan gaya berbeda, menghadirkan variasi tawa yang membuat penonton tak berhenti terhibur.

Industri stand-up comedy di Indonesia memang tengah tumbuh pesat dalam satu dekade terakhir. Namun, geliatnya di daerah, termasuk Pontianak, sempat meredup. Komunitas Stand Up Indo Pontianak bahkan vakum hampir 10 tahun.

Tahun ini, komunitas itu kembali menyalakan “api baru”. Dimulai dengan pertunjukan Nova Ignis pada Juni lalu, kemudian menghadirkan GOAT Pandemonium bersama Ge Pamungkas pada Juli, hingga akhirnya puncak SUN ke-8 bertajuk Nova Facies pekan ini.

“Stand-Up Nite bukan hanya panggung pertunjukan, tapi selebrasi. SUN ke-8 ini membuktikan konsistensi dan lahirnya wajah-wajah baru komika Pontianak,” kata Ketua Stand Up Indo Pontianak, Desrial Tanjung.

Tak hanya menghibur, panggung SUN juga menjadi ruang regenerasi. Enam komika muda lokal tampil all-out, membuktikan diri siap mengisi barisan generasi baru stand-up comedy di Bumi Khatulistiwa.

Kehadiran Sadana kian memperkuat semangat itu. Selain melucu, ia juga sempat menyinggung isu rencana alih fungsi Gedung Taman Budaya Kalbar menjadi working space. “Sayang sekali kalau gedung bersejarah ini benar-benar digusur. Vibes-nya nyaman, cocok dipertahankan untuk show-show berikutnya,” ujarnya.

Sadana juga menitip pesan kepada komunitas agar konsisten. “Dengan antusiasme penonton sebesar ini, sayang kalau tidak rutin. Semoga teman-teman lebih solid menyajikan hiburan stand-up di Pontianak,” katanya.

SUN ke-8 menjadi bukti bahwa industri kreatif komedi di Pontianak belum padam. Penonton yang hadir bukan hanya dari kalangan komunitas, tapi juga masyarakat umum. Hal ini menunjukkan stand-up comedy punya ruang tumbuh, bahkan berpotensi menjadi bagian penting hiburan kota.

“Semoga event seperti ini terus ada, dan semakin banyak komika hadir ke Kalbar. Tapi yang lebih penting, ada juga komika Kalbar yang bisa menembus kancah nasional,” ujar Desrial.

Gelak tawa malam itu menegaskan satu hal, komedi Pontianak sedang bangkit, dan kali ini, mereka tak ingin vakum lagi. Salah satu penonton, Suci, mengaku sangat terhibur dengan suguhan para komika.

Sebagai penonton awam yang jarang menyaksikan pertunjukan stand-up comedy secara langsung, ia merasa pengalaman itu berbeda dan menyenangkan. “Lucu sekali, seru, dan bikin lupa penat. Semoga acara seperti ini bisa rutin digelar di Pontianak, biar masyarakat punya pilihan hiburan yang segar,” harapnya. (bar)

Editor : Hanif
#komika #stand up indo #kalbar #kota pontianak #Sadana Agung