Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Demo di DPRD Kalbar Dibubarkan Paksa, Belasan Pengunjuk Rasa Diamankan Polisi

Deny Hamdani • Rabu, 27 Agustus 2025 | 18:42 WIB

Mobil water Cannon memukul mundur massa aksi di depan gedung DPRD Kalbar Jl A Yani 1 Pontianak, Rabu (27/8).
Mobil water Cannon memukul mundur massa aksi di depan gedung DPRD Kalbar Jl A Yani 1 Pontianak, Rabu (27/8).

PONTIANAK POST – Aksi unjuk rasa damai di depan Gedung DPRD Kalimantan Barat berakhir ricuh pada Rabu (27/08) sampai waktu menjelang magrib.

Aparat kepolisian membubarkan paksa massa dengan menggunakan water cannon dan membentuk pagar betis untuk mengendalikan situasi yang mulai memanas.

Pantauan Pontianak Post di Jalan Ayani 1, Gedung DPRD Kalbar lokasi utama aksi berlangsung, kericuhan diduga dipicu oleh pelemparan benda-benda seperti botol mineral, batu, termasuk fasilitas publik seperti tanamam dari sekelompok massa.

Dampak pelemparan benda-benda tersebut  ke barisan pengamanan, memicu keresahan dan memperparah ketegangan.

Karena situasi tak kondusif, aparat akhirnya melepaskan tembakan gas air mata yang beterbangan ke udara. Di halaman gedung DPRD Kalbar, selain para peserta aksi juga pedagang kaki lima banyak berkumpul di sana. 

Baca Juga: Mahasiswa Gelar Aksi Demo di Gedung DPRD Kalbar, Ini Poin-poin Tuntutannya

Situasi sendiri semakin tak terkendali karena peserta aksi belum membubarkan diri.

Massa yang keluar dari gedung DPRD Kalbar berhamburan keluar ke Jalan Ayani I. Konsentrasi massa juga kembali berkumpul di jalan raya A Yani 1,  yang berdampak pada arus lalu lintas.

Untuk menertibkan massa, aparat juga menurunkan kendaraan water cannon dan berkali-kali mengimbau melalui pengeras suara agar peserta aksi segera membubarkan diri. Imbauan tersebut merujuk pada aturan hukum yang melarang aksi unjuk rasa berlangsung sampai malam hari dan mengganggu ketertiban umum.

"Para peserta aksi, harap segera membubarkan diri. Aksi ini telah melanggar ketentuan. Segera bubar demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama. demikian pengumuman yang disiarkan dari mobil komando aparat.

Baca Juga: Terima Aspirasi Pendemo, DPRD Kalbar: Ini Suara Rakyat yang Harus Kita Dengar

Meski telah diberi peringatan, sejumlah peserta aksi tetap memilih bertahan  di Jalan Ayani 1. Akibatnya, aparat terpaksa melakukan pembubaran paksa. Dalam prosesnya, beberapa orang ikut diamankan.

Beberapa pendemo dibawa ke dalam gedung DPRD Kalbar untuk diamankan sementara, terutama mereka yang terlihat berada di titik paling padat massa di Jalan Ayani I. Jumlah pasti yang diamankan belum dirilis, namun sumber di lapangan menyebutkan ada sekitar belasan orang yang diamankan.

Hingga pukul 17.50 WIB, massa telah berhasil dibubarkan secara bertahap. Jalan Ayani 1, yang sebelumnya hanya dibuka satu jalur untuk aktivitas lalu lintas, kemudian dibuka dua jalur. Dan para petugas gabungan tetap bersiaga mengamankan area sekitar gedung dewan.

Kepolisian juga sementara belum memberikan pernyataan resmi. Sementara, pihak DPRD Kalbar menyampaikan harapan agar aksi protes ke depan dapat disampaikan secara damai dan tertib, tanpa merusak fasilitas umum maupun mengganggu ketertiban. (den)

Editor : Miftahul Khair
#tunjangan DPR #pontianak #mahasiswa #massa aksi #demo #unjuk rasa