Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kuponwah Galakkan Gerakan Tanam Cabai untuk Tekan Inflasi Pangan

Mirza Ahmad Muin • Jumat, 29 Agustus 2025 | 10:02 WIB
CABAI: Gerakan menanam cabai serentak di BBIH Kota Pontianak.
CABAI: Gerakan menanam cabai serentak di BBIH Kota Pontianak.

PONTIANAK POST – Tiga wilayah di Kalimantan Barat, yakni Kubu Raya, Pontianak, dan Mempawah (Kuponwah), resmi menyatukan langkah untuk menekan inflasi pangan melalui gerakan tanam cabai dan komoditas pangan secara serentak, Kamis (28/8).

Kegiatan berlangsung di Balai Benih Induk Hortikultura (BBIH) Kota Pontianak, Jalan Flora, Kecamatan Pontianak Utara. Gerakan ini digagas oleh Forum Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kuponwah, sebagai respon atas ketimpangan antara produksi dan kebutuhan pangan lokal, khususnya cabai rawit yang selama ini menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi.

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan menilai Forum Kuponwah sebagai bentuk kolaborasi antardaerah yang efektif dan visioner. Ia menyebut penguatan produksi lokal menjadi kebutuhan mendesak, mengingat pada 2024 produksi cabai rawit Pontianak hanya 470 ton, jauh dari angka kebutuhan.

“Kita tak bisa terus bergantung pada pasokan luar. Inflasi bisa ditekan jika kita bisa produksi sendiri. Cabai adalah kunci,” ujar Bahasan usai menanam cabai bersama unsur Forkopimda.

Tak hanya cabai, kegiatan juga melibatkan penanaman jagung sebagai bentuk diversifikasi komoditas. Pemanfaatan lahan pekarangan dan urban farming disebut menjadi strategi unggulan untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga.

Bahasan mendorong ASN, warga, dan pelaku usaha ikut menanam cabai di kantor dan halaman rumah masing-masing. Pemkot Pontianak juga membagikan 25.000 bibit cabai gratis yang didistribusikan melalui camat dan lurah.

“Gerakan ini bukan hanya soal menanam, tapi membangun kesadaran kolektif soal pentingnya kemandirian pangan,” tegasnya.

Menurutnya, inflasi pangan tak bisa ditangani satu sektor saja. Diperlukan kemitraan kuat lintas wilayah dan instansi, agar rantai pasok pangan berjalan stabil dan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan makanan pokok dengan harga terjangkau.

“Sinergi adalah kunci. Jika ketersediaan dan akses pangan terjamin, maka stabilitas ekonomi daerah akan ikut terjaga,” ucapnya.

Forum Kuponwah disepakati sebagai forum strategis lintas sektor, yang tidak hanya berfokus pada pengendalian harga, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi lokal berbasis pertanian.

Bahasan pun optimistis gerakan tanam bersama ini menjadi implementasi nyata dari arahan Presiden dalam mendorong program Tanam Pekarangan Nasional, khususnya di luar sentra produksi utama.

“Insya Allah ini langkah awal yang membawa dampak besar. Bukan hanya ekonomi, tapi juga kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan lokal,” tutupnya.(*/iza)

Editor : Hanif
#inflasi pangan #Kuponwah #jagung #tanam cabai #Dorong Kemandirian Ekonomi Lokal