PONTIANAK POST — Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, Harisson, mengapresiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang dinilai berperan penting menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi FKUB dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman,” kata Harisson pada Rapat Koordinasi FKUB Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat di Pendopo Gubernur, Rabu (27/8).
Harisson menyebutkan, Indeks Kerukunan Umat Beragama Kalbar mencapai 79,52 atau lebih tinggi dari rata-rata nasional. Menurutnya, angka tersebut merupakan cermin kerja keras dan dialog para tokoh agama dalam merawat harmoni.
“FKUB harus terus menjadi mediator yang bijak, fasilitator yang terbuka, dan rekonsiliator yang tangguh,” ujarnya.
Ia menegaskan, kerukunan bukan hadiah, melainkan hasil dari keberanian untuk mendengar, kerendahan hati untuk memahami, dan keteguhan untuk berdiri di tengah, bukan di tepi.
“Maka dari itu, FKUB harus menjadi ruang di mana perbedaan menjadi kekayaan, bukan ancaman,” tegasnya.
Harisson menambahkan, Rakor FKUB hendaknya tidak hanya menjadi ajang koordinasi, tetapi juga panggung inspirasi. Ia mendorong agar forum ini mampu merumuskan langkah strategis yang menjawab tantangan hari ini sekaligus menyiapkan masa depan yang lebih damai, inklusif, dan bermartabat. (mse)
Editor : Hanif