Edukasi Pemantauan Berat Badan Ibu Hamil Dorong Pencegahan Stunting di Pontianak

Mirza Ahmad Muin • Dipublikasikan Kamis, 11 September 2025 | 19:07 WIB
Dosen dan ibu hamil berfoto bersama usai mengikuti edukasi pemantauan berat badan berbasis IMT untuk kesehatan ibu dan janin.
Dosen dan ibu hamil berfoto bersama usai mengikuti edukasi pemantauan berat badan berbasis IMT untuk kesehatan ibu dan janin.

PONTIANAK POST - Kepala Puskesmas Perumnas II, Titin Widyaningsih, menyambut baik kegiatan edukasi kesehatan bagi ibu hamil dengan fokus pemantauan kenaikan berat badan sesuai Indeks Massa Tubuh (IMT) pra hamil. Dengan adanya edukasi dari Poltekkes Kemenkes Pontianak, diharap kenaikan berat badan ibu hamil dapat terjaga selama masa kehamilan.

“Kegiatan edukasi kesehatan bagi ibu hamil dengan fokus pemantauan kenaikan berat badan sesuai IMT pra hamil ini sangat baik. Diharap ketika memasuki masa kehamilan, mereka bisa menjaga berat badannya. Ini juga sebagai keberlanjutan program dari upaya menekan angka stunting khususnya di wilayah kami,” ujarnya belum lama ini.

Menurutnya dengan sinergi perguruan tinggi dan Puskesmas, diharap kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemantauan kenaikan berat badan selama kehamilan semakin meningkat. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat derajat kesehatan ibu dan bayi serta mencegah terjadinya stunting sejak dini.

“Pemenuhan gizi ibu hamil merupakan faktor penentu pertumbuhan janin pada periode emas 1000 Hari Pertama Kehidupan. Namun, masih ditemukan permasalahan status gizi pada ibu hamil dengan IMT pra hamil kategori kurus, gemuk, maupun obesitas. Kondisi ini dapat meningkatkan resiko gangguan kehamilan dan stunting pada anak,” kata kepala tim pengabdian kepada masyarakat Poltekkes Kemenkes Pontianak Rini Sulistiawati.

Di kegiatan PkM pada Agustus lalu, pihaknya bekerjasama dengan Puskesmas Perumnas II Kota Pontianak dengan fokus edukasi memantau kenaikan berat badan sesuai IMT pra hamil.

Sebagai institusi pendidikan kesehatan di Kalimantan Barat, Poltekkes Kemenkes Pontianak berkomitmen untuk berkontribusi dalam mengatasi permasalahan kesehatan ibu dan anak. Melalui kegiatan PkM, tim dosen dan mahasiswa Jurusan Kebidanan turut bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah dalam upaya pencegahan stunting sejak kehamilan.

Edukasi ini diikuti ibu-ibu RW 08 Kelurahan Sungai Beliung dengan sasaran para ibu hamil. Di sana mereka mendapat materi menggunakan grafik IMT pra hamil untuk membantu peserta memahami target kenaikan berat badan yang sesuai dengan kondisi gizi awal. Kegiatan dilakukan secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan simulasi praktik pemantauan berat badan.

Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah diberikan edukasi. Hal ini sejalan dengan penelitian yang membuktikan bahwa edukasi berdasarkan status nutrisi IMT pra hamil efektif dalam membantu kesesuaian peningkatan berat badan ibu selama kehamilan. Peserta juga mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan menambah wawasan mereka sehingga mereka dapat ikut memantau kenaikan berat badan secara mandiri pula.(iza)

Editor : Hanif
Ibu Hamil masa kehamilan edukasi berat badan cegah stunting IMT kesehatan ibu