PONTIANAK POST – MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan wadah yang menguatkan jalinan silaturahmi dan nilai-nilai kebersamaan umat. Hal itu disampaikan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu (14/9).
Kunjungan ini bertepatan dengan pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-33 tingkat Provinsi Kalbar yang digelar di Kapuas Hulu, di mana Gubernur hadir langsung untuk membuka kegiatan secara resmi.
Menurut Ria Norsan, penyelenggaraan MTQ memiliki makna lebih dari sekadar ajang dua tahunan. Ia menekankan bahwa kegiatan ini menjadi ruang penting untuk memperkuat tali persaudaraan antarwarga.
"Menang kalah itu hal biasa. Yang terpenting, MTQ adalah momen untuk mempererat silaturahmi. Dari situlah persatuan dan kesatuan bisa tumbuh, dan itu yang perlu kita jaga bersama," ungkapnya.
Selain itu, Ria Norsan juga menyoroti pentingnya menjaga etika dan budaya dalam menyambut maupun menjadi tamu. Ia menyampaikan pesan kepada para peserta dan seluruh pihak yang terlibat agar membawa nama baik daerah masing-masing.
"Kepada tamu, jagalah adab selama berada di Kapuas Hulu, supaya kesan yang ditinggalkan juga baik. Sebaliknya, tuan rumah harus menyambut dengan penuh keramahan. Mari jadikan tamu sebagai raja, sebagaimana budaya kita," tutupnya. (mse/r)
Editor : Hanif