Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

BMKG: Suhu Udara Kalbar Terus Meningkat, Waspada Cuaca Ekstrem

Marsita Riandini • Selasa, 16 September 2025 | 09:37 WIB

 

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat 20-26 April 2025
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat 20-26 April 2025

PONTIANAK POST - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat mengingatkan masyarakat bahwa perubahan iklim merupakan peristiwa nyata bukan informasi bohong. Bahkan berdampak pada suhu yang semakin meningkat hingga banyak  terjadi cuaca ekstrem.

Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat mencatat, berdasarkan anomali suhu udara, provinsi ini mengalami anomali suhu udara rata-rata antara -0.5°C hingga 0°C pada Juli 2025.

Warming stripes menunjukkan bukti visual bahwa suhu udara di Kalimantan Barat semakin meningkat. Warming stripes merupakan visualisasi data yang menggambarkan perubahan suhu udara pada suatu lokasi selama periode tertentu dalam bentul garis dan warna.

Berdasarkan data yang ada, secara umum telah terjadi tren peningkatan suhu minimum harian selama 40 tahun terakhir. Laju perubahan nilai suhu minimum harian di Staklim Kalbar periode 1981-2024 yakni 0.024 °C per tahun.

Laju perubahan curah hujan justru mengalami tren penurunan selama 40 tahun terakhir. Laju perubahan total curah hujan tahunan periode 1981-2024 yakni -0.961 mm per tahun. Proyeksi perubahan suhu udara 2020-2049, terjadi tren peningkatan suhu udara rata-rata di sebagian besar Kalbar.

Proyeksi suhu rata-rata meningkat hingga 0.85°C di wilayah Kalbar bagian timur. Kemudian diproyeksikan terjadi tren peningkatan suhu udara maksimum di sebagian besar Kalbar. Proyeksi suhu maksimum meningkat hingga 3.26°C (di wilayah Kalbar bagian hulu).

Proyeksi perubahan curah hujan pada Oktober 2025 terjadi tren peningkatan curah hujan -28.82% hingga 1.90% pada periode 2020-2049 dibandingkan baseline 1976-2005.

Catatan lainnya, pada Agustus 2025 terdapat iklim ekstrem dengan suhu terendah 21.4°C pada 12 Agustus 2025 (Stasiun Meteorologi Sintang). Suhu tertinggi 37.1°C pada 17 Agustus 2025 (Stasiun Meteorologi Pangsuma Kapuas Hulu). Curah hujan harian tertinggi 113 mm per hari pada 2 Agustus 2025 (Stasiun Meteorologi Melawi). Secara umum sifat hujan normah hingga atas normal.

Curah hujan tertinggi 665 mm per bulan (Siantan Hulu, Pontianak), curah hujan terendah 75 mm/bulan (Stasiun Meteorologi Paloh, Sambas). Pengaruh anomali suhu muka laut (lebih hangat dari normalnya), angin timuran.

Debi, Prakirawan BMKG Kalbar-Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio  mengatakan, secara umum kondisi cuaca di Kalimantan Barat pada Selasa (16/9) berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat terutama pada siang hingga malam hari.

"Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat," paparnya Senin (15/9).

Bibit siklon tropis 98W memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca ekstrem di wilayah Indonesia  tanggal 15 September pukul 07.00 hingga 16 September 2025 pukul 07.00 WIB berupa hujan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Waspada pula tingginya potensi hujan di wilayah Kalbar bagian selatan. Peringatan ini berlaku pada dasarian II yakni tanggal 11 sampai dengan 20 September 2025. Secara umum diprediksi kategori menengah tinggi dengan curah hujan berkisar antara 75-200 mm/das. (mrd)

Editor : Hanif
#waspada #Cuaca Ekstrem #kalbar #bmkg #Perubahan Iklim #kenaikan suhu #Hujan Lebat