PONTIANAK POST – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menggelar Gerakan Pangan Murah di Waterfront Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (15/9). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalbar, Ria Norsan, sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus menjadi rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-33 tingkat provinsi.
Dalam sambutannya, Gubernur Norsan menjelaskan bahwa pasar murah ini bertujuan membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga bahan pokok sekaligus menjaga stabilitas inflasi daerah.
“Pasar murah ini kita adakan dalam rangka MTQ ke-33 di Kapuas Hulu, untuk menjaga stabilitas harga dan inflasi. Pangan ini untuk membantu masyarakat agar dapat membeli sembako dengan harga jauh lebih rendah dari pasaran,” ujarnya.
Pada kegiatan tersebut, disediakan 1.000 paket pangan murah berisi beras premium 5 kilogram, gula 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Menurut Norsan, harga paket tersebut jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran yang bisa mencapai Rp120 ribu hingga Rp150 ribu.
“Di sini harganya sangat terjangkau,” tambahnya.
Setiap keluarga diizinkan membeli maksimal dua paket. Namun, Gubernur Norsan mengimbau masyarakat cukup mengambil satu paket agar bantuan dapat merata.
Kegiatan ini disambut antusias masyarakat Kapuas Hulu yang berbondong-bondong hadir untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Salah satu warga, Bu Ayang, menyampaikan apresiasinya.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur. Dengan harga sembako yang miring ini, sangat meringankan beban kami dalam memenuhi kebutuhan pokok beberapa hari ke depan. Semoga ke depan bisa terlaksana lagi,” ujarnya.
Selain Gubernur Ria Norsan, hadir pula sejumlah pejabat daerah, di antaranya Bupati Kapuas Hulu Frans Diaan, Wakil Bupati Sukardi, Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar Harisson, Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar Herti, Ketua DPRD Provinsi Kalbar, serta Direktur Utama Bank Kalbar Rokidi. (mse/r)
Editor : Miftahul Khair