PONTIANAK POST — Suasana Kantor Samsat Pontianak di Jalan Adi Sucipto, Pontianak Tenggara, Jumat pagi (19/9), terasa lebih meriah dari biasanya. Puluhan wajib pajak yang datang untuk membayar pajak kendaraan bermotor justru pulang dengan hadiah istimewa berupa helm baru.
Helm-helm tersebut diserahkan langsung oleh tiga pejabat penting yakni Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Barat, Mohammad Bari, Kepala Jasa Raharja Kalbar, Panji Akbar, dan Kasi BPKB Samsat Pontianak, Bayu.
Mohammad Bari menjelaskan, pembagian helm ini merupakan bagian dari peringatan Hari Keselamatan Nasional dalam Berlalu Lintas.
“Ini bentuk apresiasi kepada masyarakat yang taat membayar pajak kendaraan. Helm adalah simbol keselamatan. Kami ingin mengingatkan bahwa kepatuhan membayar pajak sejalan dengan kepatuhan berlalu lintas,” ujarnya.
Baca Juga: Bapenda Pontianak Permudah Akses Layanan Pajak Lewat GO Katan dan ePonti
Ia menambahkan, semakin tinggi kepatuhan masyarakat membayar pajak, semakin besar pula kontribusi mereka terhadap pembangunan daerah.
“Pajak kendaraan digunakan untuk membangun infrastruktur, termasuk jalan dan fasilitas keselamatan lalu lintas,” imbuhnya.
Panji Akbar dari Jasa Raharja Kalbar menyebut, meski angka kecelakaan lalu lintas masih meningkat, angka kematian akibat kecelakaan justru menurun.
“Ini berkat kesadaran masyarakat yang mulai meningkat. Acara ini hasil kolaborasi Bapenda, Polda Kalbar, dan Jasa Raharja,” katanya.
Panji juga mengingatkan pentingnya penggunaan helm standar SNI dan sabuk pengaman. “Jangan hanya dipakai saat ada razia. Gunakan setiap hari, karena keselamatan bukan untuk orang lain, tapi untuk diri sendiri dan keluarga,” tegasnya.
Baca Juga: PAD Kalbar dari Pajak Air Permukaan Naik Tiga Kali Lipat Capai Rp25 Miliar
Sementara, Kasi BPKB Samsat Pontianak, Bayu, menekankan kaitan erat antara ketaatan membayar pajak dan kedisiplinan berlalu lintas. “Orang yang taat pajak biasanya juga lebih disiplin di jalan. Karena keduanya sama-sama bentuk menghindari pelanggaran,” ujarnya.
Ia menyoroti bahwa banyak kecelakaan berawal dari pelanggaran kecil, seperti tidak pakai helm. “Helm ini kami bagikan agar masyarakat benar-benar terlindungi. Jangan sampai kecelakaan terjadi hanya karena hal sepele,” tambahnya.
Para pemangku kepentingan berharap kegiatan di momen Hari Keselamatan Nasional dalam Berlalu Lintas, tidak hanya menjadi seremoni, tapi juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Kalbar untuk selalu patuh aturan lalu lintas. “Semoga ke depan, tidak ada lagi korban kecelakaan karena tidak pakai helm atau melanggar aturan. Selamat di jalan, sampai tujuan dengan selamat,” pungkas Bayu. (den)
Editor : Miftahul Khair