PONTIANAK POST - Curah hujan di Kalimantan Barat pada Dasarian III tanggal 21 hingga 30 September 2025 diprediksi rendah. Puncak musim hujan di Kalbar diprediksi terjadi pada November 2025.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalbar mengingatkan masyarakat waspada potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sebagian wilayah Kalimantan Barat pada tanggal 22 sampai dengan 28 September 2025.
Terdeteksi adanya 113 titik panas di wilayah Kalimantan Barat dan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat selama 24 jam terakhir di sebagian wilayah Kalimantan Barat.
Reni, prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio-BMKG Kalbar mengatakan, untuk potensi kebakaran hutan dan lahan selama satu minggu ke depan, umumnya wilayah Kalbar masuk dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar. "Kami ingatkan agar masyarakat mengurangi aktivitas yang dapat menimbulkan kebakaran hutan dan lahan," katanya.
Berdasarkan prakiraan ketinggian angin 3000 kaki, Senin (22/9), angin bertiup dari arah Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan mencapai 14 knots.
"Kami perkirakan pada esok hari (hari ini, red) sebagian besar wilayah Kalbar dominan berawan. Namun beberapa wilayah masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Terutama pada pagi, siang atau sore hari," ungkapnya.
Masyarakat diminta mewaspadai potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat, terutama pada siang hingga sore hari. Potensi hujan intensitas sedang hingga lebat di sebagian wilayah pada tanggal 21, 24 dan 25 September 2025.
BMKG juga menjelaskan rendahnya potensi curah hujan pada dasarian III secara umum dipengaruhi oleh OLR yang menyebabkan sedikit menyebabkan berkurangnya curah hujan di Kalimantan Barat dengan kategori rendah hingga menengah. Gerak Angin Timuran diprediksi dominan di wilayah Indonesia termasuk Kalimantan Barat.
Musim Hujan 2025/2026 telah terjadi pada Agustus dasarian I pada wilayah ZOM 351 yakni Kayong Utara bagian barat, Ketapang bagian tengah, Kubu Raya bagian selatan. Melawi, bagian barat. ZOM 352 yakni Ketapang bagian utara dan Melawi bagian selatan, Kayong Utara bagian timur. ZOM 353 yakni Kayong Utara bagian barat, sebagian kecil Kubu Raya bagian selatan. (mrd)
Editor : Hanif