Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Penerbangan Langsung Pontianak–Malaysia Jadi Jembatan Baru Hubungan Serumpun

Idil Aqsa Akbary • Rabu, 24 September 2025 | 09:58 WIB

 

POTONG : Gubernur Kalbar, Ria Norsan, bersama Konsul Malaysia di Pontianak, Azizul Zekri, memotong ketan kuning sebagai tanda perayaan Majlis Resepsi Hari Kebangsaan Malaysia ke-68 dan Hari Malaysia
POTONG : Gubernur Kalbar, Ria Norsan, bersama Konsul Malaysia di Pontianak, Azizul Zekri, memotong ketan kuning sebagai tanda perayaan Majlis Resepsi Hari Kebangsaan Malaysia ke-68 dan Hari Malaysia

PONTIANAK POST - Aroma nasi lemak dan teh tarik menyeruak dari Kencana Ballroom, Hotel Alimoer, Senin (22/9) malam. Malam itu, lantunan musik dan ragam hiburan menyemarakkan Majlis Resepsi Hari Kebangsaan Malaysia ke-68 dan Hari Malaysia 2025

Para tamu undangan dari berbagai kalangan hadir, termasuk Gubernur Kalbar, Ria Norsan, Forkopimda, dan Konsul Malaysia di Pontianak Azizul Zekri.

Di tengah suasana hangat itu, Ria Norsan menyampaikan pesan persaudaraan. Ia menegaskan bahwa Kalbar dan Sarawak bukan hanya bertetangga, tapi juga satu rumpun budaya. “Semoga peringatan ini semakin mempererat hubungan bilateral Indonesia–Malaysia, khususnya Kalbar dengan Sarawak,” ucapnya.

Pernyataan itu semakin relevan dengan dibukanya kembali penerbangan langsung dari Pontianak ke Kuching maupun Kuala Lumpur. Bagi Norsan, kehadiran jalur udara ini bukan sekadar mempersingkat jarak, melainkan membuka ruang baru bagi interaksi ekonomi, politik, dan pariwisata.

“Dari Pontianak–Kuching dan Pontianak–Kuala Lumpur sekarang ada penerbangan langsung. Jarak semakin dekat rasanya, hubungan pun semakin baik,” katanya sambil tersenyum.

Mobilitas masyarakat, menurutnya, kian mudah. Warga Kalbar banyak berkunjung ke Sarawak untuk berobat, sementara warga Sarawak datang ke Kalbar untuk berwisata dan berbelanja. Agar kunjungan lebih seimbang, Pemprov Kalbar berkomitmen memperkuat destinasi wisata. “Temajuk salah satunya, wisata laut yang indah sekali. Kita akan kembangkan agar menarik lebih banyak wisatawan,” ujarnya.

Konsul Malaysia, Azizul Zekri, juga menekankan pentingnya penerbangan langsung dalam memperkenalkan Kalimantan. “Sekarang ramai orang Kuala Lumpur sudah tahu tentang Pontianak dan Kalimantan, termasuk IKN. Keinginan mereka untuk melihat langsung sangat tinggi,” tuturnya.

Ia percaya, jalur udara yang kembali dibuka ini akan menjadi pintu masuk bagi peningkatan pariwisata, ekonomi, hingga pemahaman budaya kedua bangsa. “Dan sesungguhnya dengan pembukaan semula penerbangan, akan meningkatkan kembali pariwisata, ekonomi, dan sebagainya, antar kedua negara,” pungkasnya. 

Resepsi malam itu tak hanya jadi perayaan hari besar Malaysia, tapi juga simbol eratnya hubungan lintas batas. Hidangan khas negeri jiran, mulai dari nasi lemak, teh tarik, hingga aneka kue tradisional, menambah keakraban di meja-meja jamuan.

Di balik tepuk tangan tamu undangan dan senyum yang terukir, tersimpan harapan baru, bahwa langit Pontianak–Malaysia kini terbuka lebih lebar, siap mempertemukan dua bangsa serumpun dengan cara yang lebih dekat dan hangat.(bar)

Editor : Hanif
#Hubungan Serumpun #Ekonomi #pariwisata #Jemabatan Kacangan #penerbangan langsung #pontianak #malaysia