Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Festival Film Pelajar Khatulistiwa 2025 Usung Tema “Membangun Kota, Membangun Desa”

Aristono Edi Kiswantoro • Rabu, 24 September 2025 | 16:42 WIB
Foto bersama peserta Workshop Festival Film Pelajar Khatulistiwa (FFPK) ke-VI bersama Ketua P3I Kalbar, Zulfydar Zaidar Mochtar, dan Kepala Disporapar Kota Pontianak, Rizal Almutahar.
Foto bersama peserta Workshop Festival Film Pelajar Khatulistiwa (FFPK) ke-VI bersama Ketua P3I Kalbar, Zulfydar Zaidar Mochtar, dan Kepala Disporapar Kota Pontianak, Rizal Almutahar.

PONTIANAK POST – Festival Film Pelajar Khatulistiwa (FFPK) ke-VI tahun 2025 segera digelar dengan tema besar “Membangun Kota, Membangun Desa.”

Ajang tahunan yang menjadi wadah kreativitas pelajar SMP dan SMA ini diperkirakan bakal mencatat rekor jumlah karya terbanyak sejak pertama kali digelar.

Ketua P3I Kalimantan Barat, Zulfydar Zaidar Mochtar, menyebut pendaftaran telah dibuka sejak enam bulan lalu. Antusiasme tidak hanya datang dari Kalbar, tetapi juga dari luar daerah.

“Bahkan sudah ada karya dari Jawa Tengah yang masuk. Tahun ini kami memperkirakan di atas 60 judul film akan diterima panitia,” ujarnya, Rabu (24/9/2025).

Ia menambahkan, setiap tahun jumlah film yang terkumpul selalu melebihi 40 judul. Meski mayoritas juara umum berasal dari tingkat SMA, peluang terbuka lebar bagi seluruh peserta.

Zulfydar mengungkapkan, pihaknya menargetkan peningkatan hadiah hingga Rp100 juta pada edisi berikutnya.

Tujuannya, memberi ruang lebih besar bagi pelajar untuk mengembangkan ide kreatif, berimprovisasi, hingga menjadikan film sebagai sarana kritik dan refleksi sosial.

Ia menegaskan, festival ini memiliki nilai strategis dalam mendukung program pemerintah pusat, terutama soal pembangunan daerah.

“Kalau ekonomi tumbuh dari desa, maka pertumbuhan kabupaten, kota, hingga provinsi ikut bergerak. Film bisa menjadi media penyampaian pesan sekaligus promosi potensi daerah,” katanya.

Dukungan Pemerintah Kota Pontianak

Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar). Kepala Disporapar, Rizal Almutahar, menilai FFPK bukan sekadar ajang film, tetapi juga ruang kolaborasi lintas daerah.

“Peserta tidak hanya dari Kota Pontianak, ada juga dari Singkawang, Mempawah, dan Kubu Raya. Ke depan, kami berharap 14 kabupaten/kota di Kalbar bisa ikut serta,” jelasnya. (ars)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#pelajar #film #FFPK #Disporapar #Festival #Khatulistiwa #pelatihan #pontianak #Peserta #zulfydar