Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Arif Rinaldi: Program Makan Bergizi Gratis Harus Diawasi Ketat, Jangan Sampai Jadi Ajang Cari Untung

Meidy Khadafi • Sabtu, 27 September 2025 | 20:33 WIB
Arif Rinaldi
Arif Rinaldi

PONTIANAK POST – Anggota DPRD Kalimantan Barat, Arif Rinaldi, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya benar-benar dirasakan pelajar dan tidak disalahgunakan pihak tertentu.

Menurut Arif, MBG merupakan salah satu terobosan strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan anak bangsa. Program ini bukan hanya memenuhi kebutuhan gizi siswa, tetapi juga menggerakkan perekonomian daerah.

“Di balik penyediaan makanan bergizi, ada rantai ekonomi yang ikut bergerak. Petani sayur, peternak, nelayan, hingga pedagang kecil semuanya bisa mendapatkan manfaat,” jelas Arif, Sabtu (27/9).

Arif menjelaskan, program MBG telah melibatkan tenaga ahli gizi untuk memastikan menu yang disajikan sesuai kebutuhan gizi anak-anak sekolah.

Dengan menu bergizi dan tepat takaran, diharapkan konsentrasi belajar pelajar meningkat dan angka stunting menurun.

Meski begitu, ia mengingatkan masih ada oknum yang mencoba memanfaatkan program ini demi keuntungan pribadi.

“Kalau kualitas makanan menurun karena ada yang mencari untung berlebihan, maka tujuan besar program ini akan gagal,” tegasnya. 

Ia menekankan evaluasi berkala dan pengawasan berlapis sangat penting, mengingat anggaran yang digelontorkan negara untuk MBG sangat besar.

“Jangan sampai uang rakyat yang begitu besar nilainya justru terbuang sia-sia hanya karena lemahnya kontrol di lapangan,” ujarnya.

Arif juga mendorong koordinasi yang lebih erat antara Badan Gizi Nasional (BGN), pemerintah daerah, dan DPRD agar pengawasan merata hingga ke tingkat sekolah.

“Koordinasi jangan hanya berhenti di tataran administratif. DPRD perlu dilibatkan untuk mengawasi langsung agar program ini benar-benar berjalan sesuai target,” tambahnya.

Dengan pengelolaan yang tepat, Arif optimistis MBG dapat menjadi program unggulan yang bukan hanya memperbaiki gizi pelajar, tetapi juga menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah.

“Kalau pengawasannya baik, manfaatnya akan jauh lebih besar. Anak sehat, pintar, ekonomi masyarakat juga tumbuh,” pungkasnya. (mdy)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Mbg #Evaluasi #keracunan #kalimantan barat #dprd #Arif Rinaldi