PONTIANAK POST – Group Barongsai Sentosa dari Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, berhasil menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional.
Dalam ajang Lien Heng 2nd Championship Cup yang berlangsung di The Podium, Kuching, Malaysia, pada 27–28 September 2025, tim Sentosa sukses meraih Juara 3 (2nd Runner Up).
Capaian ini sekaligus menegaskan kualitas, disiplin, dan semangat juang para atlet Barongsai asal Kubu Raya dalam bersaing di level Asia Tenggara.
Kejuaraan tersebut diikuti tim-tim Barongsai terbaik dari sejumlah negara, sehingga podium yang diraih Sentosa menjadi pencapaian istimewa.
Ketua Group Barongsai Sentosa, Ahdy, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas perjuangan tim.
"Prestasi ini adalah buah kerja keras seluruh anggota tim serta dukungan masyarakat Kubu Raya. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berkarya," ujarnya.
Penerimaan Hadiah
Momen kemenangan tim Sentosa terasa semakin haru dan penuh kebanggaan ketika diumumkan sebagai Juara 3. Di panggung kehormatan, para anggota tim mengenakan seragam hitam emas khas Barongsai, berpose sambil mengangkat piala serta papan hadiah senilai RM 3.000.
Sorak-sorai penonton dan tepuk tangan bergema memenuhi arena, memperlihatkan betapa besar apresiasi yang diberikan kepada para juara.
Bendera merah putih ikut berkibar di tengah panggung, menambah semarak suasana dan menjadi simbol kebanggaan Indonesia di negeri jiran.
Para pengurus, ofisial, serta pendukung tampak ikut naik ke atas panggung untuk berfoto bersama.
Senyum bahagia dan raut penuh syukur terpancar dari wajah seluruh tim, menandai pencapaian yang akan selalu dikenang dalam perjalanan Barongsai S Sentosa.
Tampil di Singkawang
Usai sukses di Malaysia, Group Barongsai Sentosa langsung mempersiapkan diri menghadapi agenda berikutnya. Mereka dipercaya mewakili Kabupaten Kubu Raya dalam Festival Pekan Kebudayaan Daerah 2025 yang akan digelar di Kota Singkawang.
Partisipasi ini diharapkan menjadikan Sentosa sebagai duta budaya terbaik daerah, sekaligus membuktikan bahwa kesenian Barongsai tetap hidup dan berkembang di Kalimantan Barat.
"Mohon doa restu masyarakat agar kami bisa tampil maksimal di Singkawang dan kembali mengharumkan nama Kubu Raya," tutur Ahdy menambahkan.
Editor : Hanif