Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Wagub Krisantus Tegaskan Komitmen Benahi Tata Kelola SDA Demi Kesejahteraan Warga Kalbar

Novantar Ramses Negara • Rabu, 8 Oktober 2025 | 10:16 WIB

 

DIALOG: Wagub Kalbar, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., bersilaturahmi dan berdialog dengan para tokoh masyarakat saat kunjungan kerja di Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, Senin (6/10).
DIALOG: Wagub Kalbar, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., bersilaturahmi dan berdialog dengan para tokoh masyarakat saat kunjungan kerja di Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, Senin (6/10).

PONTIANAK POST – Seusai menghadiri kegiatan di SMA Negeri 1 Sandai, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, Senin (6/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Krisantus bersilaturahmi dan berdialog dengan para tokoh masyarakat setempat untuk mendengarkan aspirasi serta membahas isu-isu strategis terkait pembangunan daerah, investasi, dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam dialog yang berlangsung hangat dan terbuka, Krisantus menyoroti ketimpangan antara pemanfaatan sumber daya alam (SDA) dan tingkat kesejahteraan masyarakat lokal. Ia menilai, kekayaan alam yang besar belum sepenuhnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar wilayah investasi.

“Saya rasa ini belum berkeadilan. Banyak faktor penyebabnya, salah satunya karena jumlah penduduk kita kecil, sementara potensi sumber daya alam seperti tambang dan perkebunan sangat besar. Namun sayangnya, belum berdampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Krisantus.

Wagub menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan kekayaan alam Kalbar benar-benar membawa manfaat bagi rakyat. Menurutnya, ketika masyarakat telah menyerahkan lahan untuk kepentingan investasi, imbalan utama yang harus diterima adalah peningkatan kesejahteraan, bukan hanya kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Contohnya kebun. Lahan yang diserahkan masyarakat untuk perkebunan harus ditukar dengan kesejahteraan mereka. Itu prioritas utama,” tegasnya.

Krisantus juga menyoroti banyaknya izin usaha pertambangan (IUP) di Kabupaten Ketapang yang dinilai perlu ditata ulang agar lebih berkeadilan dan berkelanjutan.

“Di Ketapang ini ada 157 IUP. Ini tentu harus kita benahi, harus kita rapikan ke depan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak pelaku usaha dan investor untuk mengubah cara pandang terhadap Kalbar. Menurutnya, Kalbar tak sekadar tempat mencari keuntungan ekonomi, tetapi merupakan rumah bagi masyarakat yang berhak menikmati hasil kekayaan alam daerahnya sendiri.

“Kekayaan yang diambil dari Kalbar harus membawa manfaat bagi masyarakat dan daerah. Jangan sampai hanya menanam modal, mengambil hasil bumi, lalu semuanya dibawa keluar. Itu yang tidak saya inginkan,” ungkapnya.

Menutup dialog, Wagub Krisantus menyerukan semangat kebersamaan dalam memperbaiki tata kelola sumber daya alam di Kalbar. Ia menekankan bahwa perbaikan tata kelola tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus melibatkan semua pihak.

“Saya bersama Pak Gubernur, langkah demi langkah, terus merapikan kondisi Kalimantan Barat. Tahap demi tahap kita lakukan pembenahan untuk masa depan yang lebih baik,” ujarnya penuh optimisme.

Kunjungan kerja Wagub Krisantus di Ketapang menegaskan komitmen Pemprov Kalbar untuk menghadirkan pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat. Melalui dialog langsung, ia menunjukkan kepemimpinan yang terbuka, tegas, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama. (mse/r)

Editor : Hanif
#sda #Krisantus Kurniawan #kesejahteraan rakyat #Wagub Kalbar #tata kelola #pemprov #Komitmen