Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Festival Melayu Khatulistiwa 2025: Meriahkan Pontianak dengan Spirit Budaya dan Persatuan

Siti Sulbiyah • Minggu, 12 Oktober 2025 | 19:51 WIB

 

Ketua Panitia Sugioto (Rico).
Ketua Panitia Sugioto (Rico).

PONTIANAK POST - Budaya Melayu di Kalimantan Barat bakal dirayakan dalam gelaran akbar Festival Melayu Khatulistiwa yang akan diselenggarakan selama empat hari, 23-26 Oktober 2025. Acara ini akan dipusatkan di Taman Alun Kapuas, Jalan Rahadi Oesman, Pontianak Kota, sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi Pontianak ke-254.

Festival yang mengusung semangat "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju" ini menjadi magnet tersendiri karena menyediakan total hadiah puluhan juta rupiah. Kabar gembira lainnya, panitia menegaskan bahwa pendaftaran untuk seluruh kegiatan adalah gratis.

Festival Melayu Khatulistiwa menghadirkan berbagai ragam lomba yang bertujuan melestarikan warisan budaya. Kompetisi yang akan digelar meliputi Lomba Parade Budaya Melayu Se-Kalbar, Lomba Senandung Melayu Se-Kalbar, Lomba Silat Palang Pintu Se-Kalbar, Lomba Tari Jepin Kreasi Se-Kalbar, Lomba Fashion Show Melayu, Lomba Tanjidor Se-Kalbar, hingga Lomba Mewarnai Anak-anak.

Tidak hanya kompetisi, masyarakat juga diundang untuk mengikuti berbagai workshop yang memperkaya keterampilan dan pengetahuan. Workshop yang tersedia adalah Ngampar dan Pencucian Pusake, Workshop Permainan Tradisional, Workshop Bunge Telur & Bucket, Workshop Aksara Jawi, dan Workshop Pantun.

Selain itu, festival ini juga menjadi wadah bagi komunitas budaya serta expo UMKM yang menampilkan aneka produk, kuliner tradisional, dan kopi.

Aspek intelektual budaya juga ditonjolkan melalui Seminar Serumpun yang akan membahas topik penting Sejarah Peradaban Melayu Borneo.

Sugioto, tokoh masyarakat yang juga menjabat sebagai Ketua Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kalbar menyebut baik kegiatan tersebut.

Ia berharap kegiatan ini diharapkan mampu menarik minat wisatawan lokal, nasional bahkan internasional dan kami ingin menjadikan Festival Melayu Khatulistiwa sebagai ikon wisata budaya kota Pontianak yang berkelas dan berkarakter.

"Ini bukan hanya sekadar festival, tapi ini perayaan jati diri dan merupakan kebanggaan masyarakat Melayu di bawah garis khatulistiwa,” ujarnya

Ia pun menilai Festival Melayu Khatulistiwa 2025 merupakan bentuk nyata bagaimana Kota Pontianak terus tumbuh sebagai kota yang menjaga akar budayanya sekaligus membuka diri terhadap kemajuan zaman.

Festival ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Pemprov Kalimantan Barat, Pemerintah Kota Pontianak, dan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak, sebagai bentuk komitmen dalam melestarikan budaya Melayu sebagai identitas utama masyarakat pesisir Kalbar. *

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Festival #Khatulistiwa #pontianak #melayu