Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

APDN 2025 HIMIGIPA Untan, dari Tradisi Menuju Inovasi   

Miftahul Khair • Rabu, 15 Oktober 2025 | 13:59 WIB
HIMIGIPA Fakultas Pertanian Untan menggelar kegiatan tahunan Aksi Pangan dan Dies Natalis (APDN) 2025 beberapa waktu lalu.
HIMIGIPA Fakultas Pertanian Untan menggelar kegiatan tahunan Aksi Pangan dan Dies Natalis (APDN) 2025 beberapa waktu lalu.

PONTIANAK POST - Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan (HIMIGIPA) Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura menggelar kegiatan tahunan Aksi Pangan dan Dies Natalis (APDN) 2025 bertajuk “Dari Akar Tradisi Menuju Inovasi Pangan Tanpa Batas”. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia serta Dies Natalis ke-12. 

Pembukaan acara berlangsung khidmad di Gedung Kuliah Bersama B Ruang 4.1 Universitas Tanjungpura. Kegiatan ini dihadiri berbagai pihak, termasuk Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ketua Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, BEM, DPM, serta mahasiswa baru angkatan 2025 sebagai peserta utama.

Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars ITP dilanjutkan dengan berbagai sambutan. Simbolis pemotongan tumpeng oleh Ketua Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan menjadi tanda resmi dimulainya seluruh rangkaian kegiatan APDN 2025.

Ketua Panitia Ranja Saputra menjelaskan, kegiatan ini akan dilaksanakan secara offline di lingkungan Universitas Tanjungpura. Dengan harapan dapat mempererat tali persaudaraan antara mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan seluruh angkatan. Serta menjadi momentum yang menginspirasi seluruh peserta dan tamu dalam membangun kebersamaan serta merayakan dies natalis HIMIGIPA ke-12 tahun.

Di hari kedua lanjut Ranja ada aksi pangan dan pesta rakyat. Pada kegiatan ini mahasiswa  ITP  mengajak masyarakat mengenali  potensi pangan  lokal lewat inovasi kuliner. Kegiatan  dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ini dibungkus lewat gelaran   Aksi Pangan 2025 di Gazebo Konferensi Untan.

Kegiatan ini berupa memasak sebuah hidangan yaitu klepon. Setiap kelompok menampilkan kreasi makanan dengan bahan dasar pangan lokal yang diolah secara inovatif dan variatif. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk mengembangkan kreativitas dalam mengolah pangan tradisional menjadi sajian modern yang menarik, bergizi, serta memiliki nilai tambah.

“Dalam kegiatan ini kami turut mengundang perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknologi Pertanian Politeknik Negri Pontianak sebagai tamu undangan untuk hadir dan menyaksikan jalannya acara,” timpal Ranja.

Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, Aksi Pangan juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan pangan lokal sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan dan kemandirian pangan nasional.

Di hari yang sama, suasana semakin semarak dengan Pesta Rakyat di GOR Untan. Beragam permainan tradisional seperti balap karung, tarik tambang, estafet karet bola, jawab tepat, dan ekor naga berhasil menciptakan tawa serta mempererat kebersamaan antar mahasiswa.

Panitia lainnya, Fareena menambahkan, rangkaian Aksi Pangan dan Dies Natalis (APDN) 2025 ini  dilanjutkan dengan kegiatan ITP Cup.  Sebuah kompetisi futsal yang mempertemukan tim-tim mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan lintas angkatan.

ITP Cup merupakan kompetisi olahraga futsal yang menjadi ajang untuk menyalurkan minat dan bakat peserta di bidang olahraga, sekaligus mempererat solidaritas antar tim. Pertandingan dilaksanakan dengan sistem turnamen sederhana yang melibatkan empat tim putra dan empat  tim putri.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas, kerja sama, serta semangat kompetitif yang sehat, sehingga tercipta suasana yang seru, sportif, dan penuh semangat kebersamaan,” terang Fareena. 

Pertandingan ini lanjut Reena berlangsung di Lapangan Futsal Gladiator, Jalan Dr Wahidin. Selain menjadi ajang olahraga, ITP Cup juga menjadi wadah mempererat solidaritas antar mahasiswa. Panitia berharap melalui ITP Cup tahun ini para mahasiswa baru dapat membangun rasa percaya diri,mengukur kemampuan tim, dan membangun hubungan baik sesama mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan.

Di hari keempat  diadakan  malam  Puncak APDN 2025.  Setelah melalui berbagai rangkaian kegiatan seru selama tiga hari, Aksi Pangan dan Dies Natalis (APDN) 2025 resmi ditutup dengan acara penutupan dan malam puncak yang digelar di Gedung Kuliah Bersama B Ruang 4.1 dan Taman Budaya Kalimantan Barat.

Acara penutupan diisi dengan sambutan dari Wakil Dekan, Ketua Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, perwakilan organisasi mahasiswa, disertai doa bersama dan simbolis pengetukan palu sebagai tanda berakhirnya kegiatan resmi APDN 2025.

Selain penutupan formal, pada hari itu juga akan ada malam puncak untuk para peserta dan tamu undangan. Malam puncak ini sekaligus menjadi penutupan seluruh acara APDN yang sudah dilakukan selama empat hari selama dua minggu ini, dengan menampilkan beberapa penampilan menarik. Seperti fashion show, pentas seni, after movie, dan pembagian hadiah bagi pemenang lomba.

“Dengan berakhirnya malam puncak ini, HIMIGIPA berharap semangat “Dari Akar Tradisi Menuju Inovasi Pangan Tanpa Batas” dapat terus hidup di setiap mahasiswa ITP. Juga menjadi dorongan untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi dunia pangan Indonesia,” harap Reena. (vie)

Editor : Miftahul Khair
#untan #hari pangan #Fakultas Pertanian