Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pedagang Pasar Seroja Keluhkan Genangan Tak Surut, DPRD Minta Dinas Cek Saluran Drainase

Mirza Ahmad Muin • Jumat, 17 Oktober 2025 | 10:04 WIB
Bebby Nailufa, Anggota Komisi IV DPRD Kota Pontianak. (IST)
Bebby Nailufa, Anggota Komisi IV DPRD Kota Pontianak. (IST)

PONTIANAK POST - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak Bebby Nailufa minta dinas terkait melakukan pengecekan aliran parit di ruko-ruko berjejer yang berdiri di Pasar Seroja. Kondisinya kini, ketika hujan deras disertai pasang air laut, kediamannya kemasukan air sehingga menghambat aktivitas perdagangan di sana.

“Saya dapat laporan dari warga setempat. Bahwa kondisi depan ruko mereka sudah terendam banjir. Kasihannya, ketika banjir air barus surut sekitar tiga sampai empat hari,” ungkap Bebby kepada Pontianak Post, Kamis (16/10).

Dia sudah melihat kiriman video dan foto dari warga setempat. Memang kondisi tepat di depan ruko mereka sudah tergenang air. Bahkan tak menutup kemungkinan air sudah masuk ke dalam rumah-rumah mereka, sehingga aktivitas jual beli di sana tak bisa dilakukan.

Menjadi pertanyaan Bebby sebab dari keterangan yang didapat, air baru benar-benar kering dalam waktu tiga sampai empat hari. Jika demikian yang terjadi, artinya perlu dilakukan pengecekan saluran oleh dinas terkait, apakah masih berfungsi atau malah di daerah tersebut sudah tidak ada saluran paritnya.

Pantauan Bebby memang di sepanjang jalur tersebut, sudah tak lagi nampak saluran. Adapun, di bagian depan ruko masyarakat ada saluran, namun lebar dan volumenya sudah tak lagi besar.

Dampak dari sisi lain, pastinya kesehatan masyarakat di sana akan rawan terpapar penyakit kulit. Pasalnya, air genangan yang lama surut membuat ruko menjadi lembab. Belum lagi air genangan itu bercampur dengan limba saluran. “Jika kulit tidak kuat, rentan terpapar penyakit gatal,” katanya.

Dikatakan Bebby, ke depan persoalan resapan air dan drainase ini menjadi PR penting bagi semua pihak. Artinya bukan hanya persoalan pemerintah saja, namun persoalan bersama.

Oleh sebab itu, untuk mencegah terjadinya banjir, antisipasi sudah harus dilakukan masyarakat. Satu diantaranya dengan peduli dengan lingkungan setempat. Sampah jangan lagi dibuang di parit. Sebab ketika terjadi pasang dan hujan deras, sampah-sampah itu justru akan menghambat air sehingga membuat genangan.

Menurut Bebby, kejadian genangan ini tampaknya akan semakin meluas. Terutama di daerah rendah kemudian di daerah padat pemukiman yang ruang drainasenya tak begitu berfungsi dengan baik. “Ini memang harus menjadi perhatian kita bersama,” tandasnya.(iza)

Editor : Hanif
#drainase #Wakil Ketua DPRD #pedagang #Pasar Seroja #genangan #dinas #cek saluran #Tak Surut