PONTIANAK POST — PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyampaikan apresiasi dan menghormati aspirasi yang disuarakan para sopir truk dalam aksi damai di Bundaran Alianyang, Kubu Raya, Kamis (16/10).
Aksi itu diterima langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat Kristantus Kurniawan, didampingi Sekretaris Daerah Harisson, jajaran OPD Pemprov Kalbar, perwakilan Pertamina, dan Hiswana Migas DPC Pontianak.
Wakil Gubernur Kristantus menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalbar menyambut baik aspirasi sopir truk yang menyoroti masalah distribusi BBM bersubsidi, khususnya solar.
“Tidak boleh ada lagi praktik penyalahgunaan distribusi,” ujarnya tegas.
Hasil pertemuan menghasilkan beberapa langkah tindak lanjut konkret, di antaranya:
-
Sanksi tegas bagi SPBU yang melanggar aturan distribusi,
-
Optimalisasi fungsi CCTV di seluruh SPBU,
-
Pelayanan truk ekspedisi berbasis QR Code Subsidi Tepat, dan
-
Pemetaan kendaraan ekspedisi agar distribusi solar subsidi lebih akurat dan transparan.
Selain itu, Pemprov Kalbar juga menyiapkan regulasi baru tentang bundling Biosolar dengan BBM non-subsidi (Dexlite/Pertamina Dex), serta pengecekan STNK dan QR Code kendaraan untuk memastikan penyaluran tepat sasaran.
Dalam pernyataan terpisah, Edi Mangun, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, menegaskan bahwa Pertamina akan menindaklanjuti hasil dialog dengan langkah nyata di lapangan.
“Kami bersama Pemda dan aparat terkait memperkuat pengawasan dan memperbaiki pelayanan agar distribusi BBM berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Pertamina menegaskan bahwa penyaluran solar subsidi harus dilakukan sesuai ketentuan, dengan sanksi administratif bagi SPBU yang terbukti melanggar.
Sebagai bagian dari program Subsidi Tepat, Pertamina terus mengoptimalkan sistem digital untuk memastikan BBM subsidi diterima oleh masyarakat yang berhak.
Editor : Aristono Edi Kiswantoro“Kami juga mengajak masyarakat ikut mengawasi. Bila menemukan indikasi penyimpangan, segera laporkan ke Call Center Pertamina 135 atau email pcc135@pertamina.com,” tambah Edi. **