Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Taman Sehati, Ruang Edukasi Flora dan Fauna di Jantung Pontianak

Mirza Ahmad Muin • Selasa, 21 Oktober 2025 | 07:28 WIB
Edi Rusdi Kamtono
Edi Rusdi Kamtono

PONTIANAK POST - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono beberapa tahun lalu sempat mewacanakan akan membangun ruang terbuka hijau. Lokasinya mengambil sisa lahan milik Pemkot Pontianak tepat di belakang Kolam Renang Ampera. Rencananya wacana tersebut bakal diwujudkannya dengan diberi nama Taman Sehati.

“Perwujudan edukasi Taman Sehati ini menjadi syarat dari Kementerian Tata Ruang di mana suatu daerah harus punya ruang untuk kekayaan hayati, flora dan fauna. Rencananya Taman Sehati akan kita bangun di belakang Kolam Renang Ampera. Di sana, kita masih memiliki lahan kurang lebih dua hektar,” ujar Edi, Senin (20/10).

Di tahun depan jika tidak ada kendala akan dimasukkan dalam perencanaan program. Untuk pembangunan fisiknya, Edi akan melihat kembali besaran anggarannya. Sebab di tahun depan, imbas dari aturan pengurangan transfer ke daerah dari pusat akan menjadi beban berat bagi Pemkot Pontianak.

Oleh sebab itu, program-program yang bakal dijalankan di tahun depan juga mesti dievaluasi lagi dengan mengutamakan program urgensi dan berpihak kepada masyarakat banyak.

Sebelumnya Anggota Komisi III DPRD Kota Pontianak Emiliana mendorong agar pemerintah dapat lebih banyak membangun pusat hiburan edukasi bagi masyarakat. Salah satunya mungkin bisa dengan perwujudan wahana kebun binatang yang bisa menjadi sarana edukasi belajar bagi warga Pontianak.

“Kota Pontianak ini tidak ada wahana kebun binatang. Padahal jika pemerintah memiliki wahana tersebut, ini bisa menjadi upaya dalam peningkatan PAD daerah,” ujar Emiliana.

Dulu kata dia, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memiliki rencana akan memperluas kawasan kolam renang Ampera dengan membuat suatu wahana tambahan sebagai upaya memperindah kawasan tersebut, salah satunya Taman Burung.

Jika Taman Burung bisa direalisasikan mungkin bisa diselaraskan dengan wahana kebun binatang. Dengan adanya wahana tersebut, masyarakat bisa menikmati banyak hiburan di sana. Mereka bisa berenang sekaligus mendapatkan banyak edukasi di dalam wahana kebun binatang ini.

Untuk lahan dirasa Emiliana bisa tercukupi. Sebab menurut penjelasan Wali Kota Pontianak, kawasan Kolam Renang Ampera masih memiliki lahan cukup luas di bagian belakangnya. Jika konsep wali benar-benar dijalankan, ke depan bukan tak mungkin Kota Pontianak memiliki satu tambahan wahana hiburan dan edukasi lagi.

Wahana kebun binatang sebetulnya perlu didorong. Sebab di sana bisa sebagai sarana edukasi bagi masyarakat untuk lebih mengenal flora dan fauna yang ada. Baik hewan yang dilindungi dan hewan-hewan yang habitatnya sudah hampir punah.

Dengan melihat habitat hewan tersebut secara langsung, edukasi akan semakin mengena. Terutama bagi para pelajar yang selama ini hanya melihat hewan-hewan ini di HP atau TV. “Wahana kebun binatang ini mungkin bukan hanya buat pelajar Pontianak saja. Ketika masa liburan, wahana ini juga akan menjadi alternatif bagi pelajar dari luar kota ketika datang ke sini,” ujarnya.

Harapannya, ketika wahana tersebut ramai dikunjungi, maka akan mampu menambah PAD bagi Kota Pontianak. Seperti di kolam renang milik Pemkot, zaman dulu pendapatannya juga lumayan. Untuk saat ini, ia berharap, pendapatannya masih tetap stabil. Sehingga selain anggarannya bisa untuk biaya perawatan dan operasional di sana, juga bisa masuk ke kas daerah dan mampu bersumbangsih buat pembangunan daerah.(iza)

Editor : Hanif
#sehati #ruang edukasi #taman #pembangunan #flora #pemkot pontianak #warga kota #Fauna