PONTIANAK POST – Universitas Muhammadiyah Pontianak menggelar Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan menggandeng siswa MAN 1 Pontianak dalam bentuk pelatihan dan pembelajaran singkat mengenai literasi keuangan, investasi pasar modal, serta cara mengatur keuangan pribadi yang dapat dilakukan sejak usia muda.
Kegiatan berlangsung di Aula MAN 1 Pontianak dan Ruang Training Kantor Bursa Efek Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat diikuti oleh siswa-siswi kelas X dan XI.
Dalam sambutannya, Pembina GI MAN 1 Pontianak, Drs. Fahrizal, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai penting bagi para siswa karena tidak hanya memberikan pengetahuan tentang investasi yang aman, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan menabung dan berinvestasi sejak dini melalui pengelolaan keuangan yang baik, katanya.
PkM yang digelar ini bukan hanya soal memahami produk keuangan, tetapi juga membangun kesadaran finansial yang matang. Mahasiswa dan dosen hadir sebagai fasilitator, menyampaikan pentingnya mengenali risiko lewat simulasi dan diskusi dengan mendorong siswa menjadi konsumen ataupun calon investor yang bijak. Sekaligus mendobrak mindset konsumtif dengan pendekatan keuangan berbasis perencanaan jangka panjang.
Materi pertama disampaikan oleh Lina Budiarti, SE., M.Ak,- dengan materi yang interaktif, para siswa diperkenalkan konsep investasi seperti saham, reksa dana, dan obligasi yang tak hanya sekadar jenisnya, tapi juga cara-cara praktis memulainya.
Pada akhir sesi ini melibatkan ormawa Kelompok Studi Pasar Modal Syariah (KSPMS) FEB UM Pontianak turut membuka akses bagi siswa untuk memahami dan merasakan langsung dunia investasi melalui simulasi pasar modal, termasuk penggunaan stocklab sebagai alat pembelajaran yang realistis.
Sementara itu, pada materi kedua disampaikan oleh Arninda, S.Kom., MM.., yang memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya literasi keuangan sejak dini. Dalam sesi ini, siswa dibekali pengetahuan tentang cara mengelola keuangan pribadi dengan bijak, termasuk bagaimana mengatur penggunaan uang saku yang diberikan oleh orang tua agar lebih bermanfaat.
Penanaman literasi keuangan sejak usia sekolah memberikan dampak positif yang luas. Diharapkan kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi antara UM Pontianak dan MAN 1 Pontianak dalam upaya memberikan edukasi tentang literasi keuangan dan investasi pasar modal. “ Program ini mencerminkan strategi pemberdayaan yang menyentuh generasi muda kreatif, yang tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga membentuk karakter finansial yang bijak dan terhindar dari perilaku konsumtif., pungkasnya. (ser)
Editor : Hanif