Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

81 Siswa Terdaftar di Sekolah Rakyat Kalbar, Sekda Harisson Pastikan Pengajaran Siap Dilaksanakan

Novantar Ramses Negara • Kamis, 23 Oktober 2025 | 10:33 WIB
Harisson, Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar
Harisson, Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar

PONTIANAK POST - Sekretaris Daerah Kalbar, Harisson menyampaikan, sebanyak 81 siswa telah terverifikasi sebagai peserta Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat, terdiri dari 23 siswa SD, 19 siswa SMP, dan 39 siswa SMA. Ia memastikan bahwa seluruh tenaga pengajar telah siap mendampingi para siswa dengan sepenuh hati.

“Kepala Sekolah Rakyat ada satu orang, dan terdapat 19 guru mata pelajaran yang telah bertugas di lokasi Sekolah Rakyat sejak 27 September lalu,” ungkap Harisson dalam kegiatan Program Pilar-pilar Sosial, Dialog Kesejahteraan, dan Sekolah Rakyat, di Pontianak, Rabu (22/10)  di Aula Garuda Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

Harisson menjelaskan, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi bagian penting dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu serta memperkuat kemandirian sosial di daerah.

Menurutnya, kegiatan seperti pilar-pilar sosial dan dialog kesejahteraan juga memiliki arti strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta menggerakkan partisipasi masyarakat dalam membangun kesejahteraan bersama.

“Program pilar-pilar sosial, dialog kesejahteraan, dan Sekolah Rakyat ini memiliki arti penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta menggerakkan partisipasi masyarakat dalam membangun kemandirian sosial,” ujar Harisson, dalam sambutannya.

Ia menambahkan, pilar-pilar sosial, termasuk pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), merupakan ujung tombak pelayanan sosial yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, kata Harisson, terus berupaya memperluas jangkauan pelayanan sosial, menekan angka kemiskinan, serta memperkuat perlindungan bagi masyarakat rentan.

“Upaya ini tentu tidak bisa berjalan sendiri, tetapi memerlukan dukungan sinergis antara pusat dan daerah, serta seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Harisson juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) atas perhatian dan arahannya dalam pengembangan program sosial di daerah. Ia berharap kehadiran Mensos di Kalimantan Barat akan semakin memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan kesejahteraan sosial yang berkeadilan.

“Kami percaya, dengan bimbingan dan arahan dari Bapak Menteri Sosial, serta semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa kita, maka kesejahteraan sosial akan semakin nyata dirasakan oleh masyarakat Kalimantan Barat dari kota hingga pelosok desa,” ucap Harisson.

Harisson memberikan pesan khusus kepada para pilar sosial, kepala sekolah, tenaga pendidik, dan siswa-siswi Sekolah Rakyat agar terus bersemangat dan menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat.

“Kepada seluruh pilar sosial, kepala sekolah serta tenaga pendidik Sekolah Rakyat yang hadir, saya berpesan, tetaplah semangat, teruslah menjadi penggerak perubahan. Kepada anak-anakku siswa-siswi Sekolah Rakyat, teruslah belajar dengan sungguh-sungguh. Jangan takut bermimpi tinggi. Semangat kalian hari ini adalah cahaya bagi masa depan kita semua,” tutupnya. (mse)

Editor : Hanif
#pilar sosial #Sekda Harisson #Terverifikasi #kalbar #guru #Sekolah Rakyat #siswa