Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

KOHATI FEBI IAIN Pontianak Hidupkan Semangat “Pontianak Bersahabat” di Hari Jadi ke-254

Silvina PP • Rabu, 29 Oktober 2025 | 13:49 WIB
KOHATI FEB IAIN Pontianak mengikuti berjepin massal di Alun-alun Kapuas Pontianak pada Minggu (26/10).
KOHATI FEB IAIN Pontianak mengikuti berjepin massal di Alun-alun Kapuas Pontianak pada Minggu (26/10).

PONTIANAK POST - Semarak Hari Jadi Kota Pontianak ke-254 tak hanya diramaikan oleh masyarakat umum, tapi juga oleh Korps HMI-Wati (KOHATI) Komisariat FEBI IAIN Pontianak. Dengan penuh semangat para kader ikut berjepin massal di Alun-alun Kapuas, sebelum melanjutkan kegiatan dengan diskusi santai bertajuk “Pontianak Bersahabat dalam Pandangan Perempuan Berdaya".

Jepin massal yang diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan itu menjadi simbol kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya Melayu Pontianak. Setelah turut menari dalam alunan musik tradisional, para kader KOHATI berkumpul untuk berdiskusi ringan membahas makna “Pontianak Bersahabat” dari sudut pandang perempuan muda.

Pemantik diskusi, Anisah, selaku Kepala Bidang Kajian dan Advokasi (KAVO) KOHATI FEBI, menyampaikan pandangannya tentang pentingnya rasa aman bagi perempuan sebagai syarat utama sebuah kota bisa disebut bersahabat.

“Pontianak itu kota yang ramah, nyaman, aman, dan terbuka buat semua orang. Tapi kota belum bisa dikatakan 100 persen bersahabat kalau kita masih takut dilecehkan di jalan. Apalagi masih ada beberapa jalan yang belum memiliki penerangan memadai. Jadi, kita sebagai perempuan harus berpikir dua kali kalau mau jalan sendirian malam-malam. Rasa aman itu syarat utama kota yang bersahabat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KOHATI Komisariat FEBI, Adewidha Hanifa Safira menegaskan bahwa perempuan memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dan inklusif.

“Peran perempuan sangat besar untuk menciptakan Pontianak yang bersahabat. Melalui semangat perempuan berdaya, kita tidak hanya bicara tentang pemberdayaan ekonomi, tapi juga kepedulian sosial, lingkungan, dan budaya. Pontianak yang bersahabat lahir dari keberanian perempuan untuk peduli dan berkontribusi,” jelasnya.

Diskusi ini menjadi wadah berbagi pandangan dan ide tentang bagaimana perempuan dapat ikut mendorong terwujudnya kota yang aman dan nyaman bagi semua. Mengusung semangat Pontianak Bersahabat, KOHATI FEBI berharap sinergi antara masyarakat dan pemerintah dapat terus terjalin dalam menjaga kearifan lokal, melestarikan jepin sebagai identitas Pontianak, dan membangun kota yang aman serta nyaman bagi semua.

  KOHATI FEBI berharap semangat Hari Jadi Kota Pontianak tidak berhenti pada perayaan seremonial saja, melainkan menjadi momentum bagi seluruh warga untuk memperkuat solidaritas, menghargai peran perempuan, dan menjadikan Pontianak benar-benar kota yang bersahabat bagi semua. (vie/r)

Editor : Miftahul Khair
#jepin massal #hut pontianak #IAIN Pontianak #kohati #FEBI