PONTIANAK POST - Sebanyak 16 atlet dan 3 pelatih taekwondo Kalbar resmi dilepas oleh Pengprov Taekwondo Indonesia Kalbar berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025 di Jakarta.
Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia Kalbar, Ritaudin menyampaikan, keberangkatan para atlet kali ini adalah bentuk pengabdian dan kebanggaan bagi daerah. Meskipun dengan keterbatasan dukungan, para atlet tetap menunjukkan tekad kuat untuk mengharumkan nama Kalimantan Barat di kancah nasional.
“Anak-anak ini luar biasa semangatnya. Mereka membawa nama Kalimantan Barat, bukan kabupaten atau kota. Tapi memang terus terang, dari sisi dukungan, bantuan dari pemerintah provinsi melalui Disparpora itu baru mencakup empat atlet dan satu pelatih saja,” ujar Ritaudin.
Ritaudin menyebutkan, dari total 16 atlet dan 3 pelatih yang diberangkatkan, lebih dari 60 persen biaya keberangkatan ditanggung secara mandiri baik dari orang tua atlet atau pengurus provinsi. Kondisi ini tidak menyurutkan semangat para pelajar yang sudah berbulan-bulan berlatih menghadapi Popnas Jakarta.
“Sisanya biaya ditanggung mandiri, dari orang tua dan dukungan pribadi. Tapi semangat mereka luar biasa. Ini yang membuat kita bangga,” ungkapnya.
Ia berharap, Pemprov Kalbar lebih memperhatikan kesejahteraan dan dukungan bagi atlet pelajar dan pelatih. “Harapan kami, ke depan atlet dan pelatih lebih diperhatikan. Karena mereka membawa nama besar Kalbar. Sudah seharusnya mereka mendapat dukungan penuh,” tambahnya.
Sementara itu, Dian Kelana, Ketua Harian sekaligus pelatih menegaskan, tim Taekwondo Kalbar tetap menargetkan hasil yang lebih baik dari tahun sebelumnya.
“Tahun lalu kita hanya dapat satu medali perunggu. Tahun ini kita ingin lebih baik, mudah-mudahan bisa membawa pulang emas untuk Kalimantan Barat,” ujar Dian.
Dian menjelaskan, tim Kalbar akan bertanding di 16 kelas dari sekitar 20 kelas yang dipertandingkan di Popnas 2025. Hampir seluruh kategori diikuti oleh para atlet muda dari Kalbar, yang telah menjalani latihan intensif sejak beberapa waktu lalu.
“Kita coba maksimalkan semua kelas agar peluang medali lebih besar. Anak-anak sudah siap secara fisik dan mental,” tuturnya.(den)
Editor : Hanif