Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

RSUD dr. Soedarso Jadi Rumah Sakit Pendidikan Utama Program Jantung, Tingkatkan Layanan Kesehatan di Kalbar

Novantar Ramses Negara • Sabtu, 1 November 2025 | 12:34 WIB
DIABADIKAN: Gubernur Kalbar, Ria Norsan, bersama Dirjen SDM Kesehatan Kemenkes RI, Yuli Farianti, serta manajemen RSUD dr. Soedarso berfoto bersama, Selasa (28/10).
DIABADIKAN: Gubernur Kalbar, Ria Norsan, bersama Dirjen SDM Kesehatan Kemenkes RI, Yuli Farianti, serta manajemen RSUD dr. Soedarso berfoto bersama, Selasa (28/10).

PONTIANAK POST — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat layanan kesehatan rujukan dengan menghadirkan Program Fellowship Jantung dan Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU) di RSUD dr. Soedarso Pontianak. Program ini diharapkan menjadi tonggak peningkatan kapasitas tenaga medis dan kualitas pelayanan bagi masyarakat Kalbar.

Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menghadiri kegiatan visitasi Program Fellowship dan RSPPU yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan RI di RSUD dr. Soedarso, Selasa (28/10). Hadir pula Dirjen Sumber Daya Manusia Kesehatan Kemenkes RI, Yuli Farianti, yang sekaligus memberikan dukungan dan semangat bagi tenaga kesehatan daerah.

Norsan menegaskan, kehadiran program ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat sistem layanan jantung dan pembuluh darah di Kalimantan Barat, penyakit yang masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

“Alhamdulillah, kerja sama ini akhirnya terwujud. Dalam waktu dekat, akan segera dimulai program bedah jantung agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan lebih cepat tanpa perlu dirujuk ke luar daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, dokter peserta program nantinya akan disebar ke kabupaten masing-masing agar pemerataan layanan kesehatan bisa tercapai. “Kita ingin masyarakat di seluruh Kalbar bisa mendapatkan pelayanan jantung yang optimal tanpa harus jauh-jauh ke Pontianak,” tambahnya.

Gubernur juga berharap visitasi berjalan lancar sehingga RSUD dr. Soedarso dapat segera menjalankan program secara resmi. “Program ini bukan hanya meningkatkan layanan medis, tetapi juga menjadi wadah pengembangan kompetensi tenaga kesehatan daerah. Ini bagian dari transformasi kesehatan yang kita cita-citakan bersama,” kata Norsan.

Ia pun mengakui masih ada tantangan, terutama kebiasaan masyarakat Kalbar yang memilih berobat ke luar negeri. “Banyak yang ke Kuching, Sarawak. Mudah-mudahan dengan adanya program ini, rumah sakit kita makin siap dan masyarakat lebih percaya dengan layanan di dalam negeri,” pungkasnya. (mse)

Editor : Hanif
#kalbar #layanan medis #pemerataan kesehatan #pendidikan utama #pontianak #rumah sakit #RSUD Soedarso