PONTIANAK POST — Mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional.
Tim Untan berhasil meraih predikat Tim Terbaik Regional Kalimantan, Bali, dan Nusa Tenggara dalam Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik) XVIII yang digelar di Universitas Telkom Bandung, 27–30 Oktober 2025.
Pencapaian ini menjadi istimewa karena berhasil dipertahankan selama tiga tahun berturut-turut.
Tim Untan beranggotakan Vanes Angelo, Muhammad Ilham, Daffa Naufal A’bari, Rifkal Firdaus, dan Muhammad Amrullah Andika Wiranggatama dari Fakultas Teknik, serta Bintang Cahyonadi Khatulistiwa, Muhammad Hisyam Faturrahman, dan Fardan Garnida dari Fakultas MIPA. Mereka dibimbing oleh Morteza Muthahhari, dosen Fakultas Teknik Untan.
Morteza menjelaskan, keberhasilan ini merupakan hasil dari pembinaan intensif dan sistem latihan internal kampus yang meniru format kompetisi Gemastik.
“Mahasiswa IT Untan sudah terbiasa berkompetisi. Kami punya sistem latihan internal yang efektif, sehingga mampu bersaing di tingkat regional,” ujarnya, Jumat (31/10).
Secara nasional, posisi terbaik masih didominasi perguruan tinggi besar di Pulau Jawa seperti UI, UGM, dan Binus.
Namun, Untan tetap konsisten menjadi yang terbaik di kawasan timur Indonesia, menunjukkan daya saing mahasiswa daerah dalam inovasi teknologi.
Menurut Morteza, keterbatasan infrastruktur dan perbedaan kemampuan antaranggota tim menjadi tantangan tersendiri. Meski demikian, semangat kolaborasi, kerja keras, dan dukungan universitas membuat tim mampu tampil maksimal.
“Capaian ini bukti bahwa mahasiswa daerah juga bisa bersaing secara nasional dan membawa nama baik Kalimantan di peta inovasi teknologi Indonesia,” katanya.
Ia menambahkan, peningkatan fasilitas laboratorium menjadi kebutuhan mendesak untuk mendukung riset mahasiswa.
“Sarana memang perlu terus ditingkatkan, tapi kami bersyukur mahasiswa mampu menunjukkan inovasi terbaik. Harapannya, ini memotivasi mahasiswa lain untuk berkarya di bidang teknologi,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untan, Achmadi, menilai prestasi ini lahir dari sistem pembinaan yang terencana dan berkelanjutan.
“Persiapan mahasiswa dilakukan melalui seleksi internal, pelatihan intensif, hingga simulasi lomba. Kami juga memperkuat mental dan karakter kompetitif melalui pembinaan berkelanjutan,” jelasnya.
Ke depan, Untan berkomitmen memperkuat sistem pembinaan teknologi dan inovasi digital dengan membentuk Innovation and Digital Talent Center, pusat pengembangan talenta mahasiswa lintas fakultas.
Sebagai informasi, Gemastik merupakan ajang bergengsi nasional yang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Kompetisi ini bertujuan menumbuhkan semangat inovasi, kolaborasi, serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kemajuan bangsa. **