Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

PNBP Kalbar Tumbuh 6,75 Persen, Realisasi Capai Rp32,4 Miliar Hingga September 2025

Siti Sulbiyah • Rabu, 5 November 2025 | 11:16 WIB

 

Gunawan Setiono
Gunawan Setiono

PONTIANAK POST - Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Kalimantan Barat hingga September 2025 menunjukkan kinerja positif. Berdasarkan data Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kalbar, PNBP telah mencapai Rp32,4 miliar, atau 98 persen dari target periode berjalan dan 73 persen dari target tahunan.

Kepala Seksi Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II B Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalbar, Gunawan Setiono mengatakan PNBP tumbuh 6,75 persen (year-on-year, yoy) didukung oleh kenaikan seluruh pos PNBP. 

“PNBP Aset dapat ditingkatkan melalui pengoptimalan pemanfaatan BMN yang idle yang sekaligus dapat mendukung pertumbuhan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) khususnya pada ketersediaan bangunan yang dapat menjadi dapur SPPG,” katanya.

Samba Dewangga Suharto, Kepala Seksi Informasi pada Kanwil DJKN Kalbar, menjelaskan realisasi PNBP pada September 2025 mencapai Rp4,1 miliar, atau 66 persen dari target bulanan. Dibandingkan Agustus 2025, diakuinya ada sedikit penurunan sebesar dua persen.

“Harapannya di bulan Oktober capaian ini bisa lebih tinggi,” ujarnya.

Secara keseluruhan, kontribusi terbesar terhadap realisasi PNBP berasal dari pemanfaatan BMN senilai Rp22,15 miliar, disusul lelang sebesar Rp10,2 miliar, dan piutang negara Rp0,02 miliar. Produktivitas BMN menjadi faktor utama yang mendukung tingginya penerimaan.

“Dari PNBP BMN sendiri cukup besar dibandingkan dengan PNBP lainnya karena mencakup sekitar 68 persen dari total penerimaan,” kata Samba.

Dari sisi unit kerja, lanjutnya, KPKNL Pontianak mencatat realisasi BMN tertinggi yakni Rp19,2 miliar atau 70,74 persen dari total target. Sementara KPKNL Singkawang mencapai Rp2,96 miliar atau tercapai 106,47 persen dari target. 

“Realisasi PNBP lelang pada KPKNL Singkawang sudah melewati target, salah satunya disebabkan adanya lelang hak tanggungan di awal Q3,” tuturnya.

Kanwil DJKN Kalimantan Barat dikatakannya optimis mengejar target Rp44,1 miliar pada tahun ini secara terukur dan tepat sasaran. “Strategi ini diperkuat dengan pengawasan intensif dan sinergi lintas pihak,” ujarnya. (sti)

Editor : Hanif
#bmn #kalbar #pnbp #Optimalisasi