Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Ria Norsan: Pemuda Jadi Penggerak Utama Pembangunan Kalbar

Novantar Ramses Negara • Jumat, 7 November 2025 | 10:39 WIB

 

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan.

PONTIANAK POST - Gubernur Kalbar, Ria Norsan menegaskan, kemajuan daerah berada di tangan generasi muda. Hal itu disampaikan Gubernur saat membuka Dialog Pemuda Lintas Generasi yang diselenggarakan oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Kalimantan Barat di Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis (6/11/2025).

Ria Norsan menyoroti peran strategis pemuda, terutama di tengah kondisi keberagaman yang dimiliki Kalimantan Barat. “Di tangan pemudalah masa depan bangsa dan negara kita. Kalbar ini akan maju apabila pemudanya maju,” ujar Gubernur.

Gubernur memaparkan data yang menunjukkan bahwa generasi muda kini menjadi kekuatan dominan dalam populasi Kalbar. Pada 2023, jumlah pemuda di Kalimantan Barat telah mencapai 1.352.972 orang. Peningkatan kuantitas ini, kata Gubernur, harus diimbangi dengan peningkatan kualitas.

Ia juga mengapresiasi tren positif pada Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kalbar yang terus meningkat, dari 50,33 pada 2022 menjadi 53,33 pada 2023. Kenaikan ini menandakan adanya kemajuan di bidang pendidikan, kesehatan, serta partisipasi ekonomi dan politik di kalangan pemuda.

Norsan mengingatkan bahwa peran pemuda sangat penting. Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan bambu runcing untuk meraih kemerdekaan, kini tugas pemuda adalah mengisi kemerdekaan dengan pembangunan.

“Kita mengisi kemerdekaan ini dengan pembangunan sesuai dengan kemampuan kita. Belajarlah dengan rajin, capai cita-cita yang ke depannya akan membangun Kalbar,” tegasnya.

Ia mengimbau agar pemuda mengurangi kegiatan yang kurang bermanfaat, seperti bermain gim secara berlebihan, serta memperbanyak belajar dan berpikir konkret demi kemajuan daerah. Pentingnya berorganisasi juga ditekankan, karena melalui organisasi, karakter diri akan terbentuk.

Gubernur juga berpesan agar pemuda tidak “cengeng,” dengan mengutip pengalamannya saat aktif di HMI pada tahun 1987. Ia mengajak pemuda untuk menunjukkan kualitas diri.

Gubernur mengungkapkan keprihatinannya terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar yang masih tertinggal, terutama karena masih ada sekitar 25 persen penduduk yang belum menamatkan jenjang SMA. Untuk mengatasi hal itu, Gubernur meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memperbanyak program vokasi serta Paket A, B, dan C.

“Sehingga bisa bekerja sambil belajar, bersekolah,” harapnya.

Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kalbar, Burhanudin Ahad, mengungkapkan bahwa Dialog Pemuda Lintas Generasi digelar untuk memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda, yang dirangkai dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025.

“Dengan mengusung tema 1.000 Pemuda, Satu Tekad Membangun Kalbar dalam Bingkai Bhinneka, acara ini menjadi momen penting dalam membangun semangat persatuan para pemuda dalam merangkai kebhinekaan,” ujar Burhanudin.(mse/r)

Editor : Hanif
#ria norsan #pembangunan #gubernur kalbar #Motor Penggerak #kemajuan daerah #peran penting