PONTIANAK POST – Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, Harisson, menegaskan bahwa Forum Jasa Konstruksi (Formajakon) memegang peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan perekonomian Kalbar. Dalam pelantikan pengurus Formajakon periode 2025–2030, Harisson mengajak seluruh insan konstruksi untuk berkomitmen menjaga integritas dan terus mengikuti perkembangan regulasi sektor tersebut.
“Kami berharap forum ini dapat terus berperan aktif dalam pembangunan daerah, dengan memperkuat komitmen terhadap kualitas dan pemahaman regulasi yang terus disempurnakan,” ujar Harisson usai melantik pengurus Formajakon di Aula Garuda, Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (11/11).
Sekda Kalbar juga mengapresiasi pengurus yang baru dilantik dan menekankan pentingnya forum ini dalam memperkuat sektor konstruksi sebagai pendorong utama ekonomi daerah. Ia menyampaikan data terkini dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan sektor pertanian masih menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalbar.
Namun sektor konstruksi juga menunjukkan potensi besar dengan pertumbuhan rata-rata 2,83% per tahun antara 2019 hingga 2024. "Sektor konstruksi, dengan kontribusi 12,03% terhadap PDRB, memiliki potensi yang luar biasa. Kita harus memanfaatkan potensi ini untuk memajukan Kalbar," ungkap Harisson.
Selain itu, Harisson menyoroti beberapa tantangan yang dihadapi Kalbar, termasuk kondisi infrastruktur dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang meski cukup tinggi (71,19) masih di bawah rata-rata nasional. "Tantangan ini adalah peluang bagi sektor konstruksi untuk memberikan solusi nyata, terutama dalam proyek-proyek strategis yang sedang berjalan di Kalbar," tambahnya.
Di antaranya adalah pembangunan jalan bebas hambatan Pontianak–Kijing, pengembangan kawasan industri Sungai Kunyit, dan interkoneksi sistem kelistrikan Khatulistiwa. Harisson juga memohon dukungan Kementerian PUPR agar Kalbar mendapat prioritas dalam peningkatan kualitas SDM konstruksi, yang diharapkan dapat mendukung percepatan Visi Indonesia Emas 2045.
Ketua Panitia Forum Jasa Konstruksi Kalbar, Dhiecho Mahar Dhiecha, menyampaikan bahwa forum ini menjadi ruang penting untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan asosiasi profesi dalam membangun Kalbar yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.
“Forum ini adalah amanat regulasi dan wadah untuk memperkuat koordinasi antar pelaku jasa konstruksi di Kalbar,” jelas Dhiecho. Dhiecho juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan seluruh stakeholder yang telah mendukung terselenggaranya forum ini, yang dihadiri sekitar 250 peserta dari berbagai sektor. (mse)
Editor : Hanif