Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sekda Kalbar dan Tim Pengampuan KIA RSCM Bahas Penguatan Jejaring Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

Novantar Ramses Negara • Jumat, 14 November 2025 | 10:59 WIB
Suasana diskusi antara Sekda Kalbar Harisson dan jajaran bersama Tim Visitasi Pengampuan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Nasional.
Suasana diskusi antara Sekda Kalbar Harisson dan jajaran bersama Tim Visitasi Pengampuan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Nasional.

PONTIANAK POST – Sekretaris Daerah Kalimantan Barat Harisson, menyampaikan apresiasi kepada RSCM sebagai Rumah Sakit Pengampu Nasional atas komitmennya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak di daerah.

Hal ini disampaikan Harisson saat menerima kunjungan audiensi Tim Visitasi Pengampuan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Nasional dari Rumah Sakit Pusat Nasional (RSPN) Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Rabu (12/11).

“Kami sangat menyambut baik kehadiran Tim Pengampuan Nasional KIA dari RSCM. Sinergi ini sangat penting untuk memperkuat sistem rujukan dan meningkatkan kapasitas layanan kesehatan ibu dan anak di Kalimantan Barat, terutama dalam menekan angka kematian ibu dan bayi,” ujar Harisson.

Tim visitasi yang dipimpin oleh Ketua Pengampuan Nasional KIA RSCM, Rina Agustina, bersama jajaran tenaga ahli dan tim teknis RSCM, melakukan kunjungan sebagai bagian dari upaya penguatan jejaring layanan kesehatan ibu dan anak di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Barat, melalui sistem Rumah Sakit Pengampu dan Rumah Sakit Jejaring. Pada kesempatan itu, Harisson menerima tim visitasi didampingi Direktur RSUD Soedarso Pontianak Harry Agung beserta jajaran .

Ketua Pengampuan Nasional KIA RSCM, Rina Agustina menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan meninjau kesiapan fasilitas kesehatan daerah serta memperkuat koordinasi dengan RSUD Soedarso sebagai bagian dari jejaring rumah sakit pengampu wilayah.

“Kami ingin memastikan bahwa transfer pengetahuan, pelatihan tenaga kesehatan, dan pendampingan klinis berjalan efektif agar pelayanan KIA di daerah semakin optimal,” ungkapnya.

Setelah audiensi, kedua pihak sepakat untuk terus memperkuat kerja sama dalam pengembangan layanan kesehatan ibu dan anak melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sistem rujukan, serta pemanfaatan teknologi informasi kesehatan. (mse)

Editor : Miftahul Khair
#RSCM #kesehatan ibu dan anak #Sekda Kalbar #rumah sakit #RSPN