Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kopi Liberika Sendoyan Sambas Melonjak Pamor, Tembus Panggung Nasional di IKN

Aristono Edi Kiswantoro • Minggu, 16 November 2025 | 06:32 WIB
Perwakilan Kelompok Tani Batu Layar Sejahtera memperkenalkan kopi Liberika Sendoyan pada LiberiQRIS: Nusantara Liberica Coffee Festival di IKN, didampingi Bank Indonesia Kalbar.
Perwakilan Kelompok Tani Batu Layar Sejahtera memperkenalkan kopi Liberika Sendoyan pada LiberiQRIS: Nusantara Liberica Coffee Festival di IKN, didampingi Bank Indonesia Kalbar.

PONTIANAK POST - Kopi Liberika Sendoyan asal Sambas kembali mencuri perhatian di panggung nasional. Kelompok Tani Batu Layar Sejahtera dan 101 Coffee House, binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, turut mempromosikan produk unggulan daerah itu pada LiberiQRIS: Nusantara Liberica Coffee Festival di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, 14–15 November 2025.

Festival bertema “Dari Tanah Nusantara ke Panggung Dunia, dari Secangkir Kopi ke QRIS” ini menghadirkan petani dan barista liberika dari 14 daerah.

Ajang ini menjadi ruang penting untuk memperluas jaringan, memperkuat branding, sekaligus menghubungkan pelaku kopi dengan ekosistem ekonomi digital.

Pembina Kelompok Tani Batu Layar, Dedi A. Khansa, menyebut keikutsertaan mereka sebagai momentum besar bagi kopi liberika Sendoyan.

“Kami berterima kasih kepada BI Kalbar yang terus mendampingi pengembangan kopi liberika Sendoyan. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan dan belajar banyak tentang kopi,” ujarnya.

Pemilik 101 Coffee House, Restu Dharmawan, menambahkan bahwa festival ini membuka peluang promosi yang lebih luas di tingkat nasional.

“Kegiatan ini penting, apalagi untuk kopi liberika yang perlu dikenal lebih luas,” katanya.

Pada pembukaan festival, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Otorita IKN, Wahyu Indra Sukma, menegaskan komitmen BI dalam memajukan kopi liberika sebagai produk unggulan daerah.

Festival ini merupakan rangkaian kegiatan promosi yang melibatkan OIKN, OJK, Kementerian Kesehatan, hingga perbankan.

Dari sisi pemerintah, Deputi Lingkungan Hidup dan SDM OIKN, Myrna Asnawai Safitri, menilai kopi liberika sejalan dengan visi ekonomi hijau dan keberlanjutan.

“Kopi liberika berkelanjutan, diolah dengan tepat, dan tidak merusak lingkungan. Karena itu forum ini penting agar petani dan pelaku bisnis semakin antusias mengembangkan industri liberika,” jelasnya.

LiberiQRIS turut menampilkan serangkaian kegiatan seperti fun walk Rp1, pemecahan Rekor MURI sebagai Festival Kopi Liberika Pertama di Indonesia, pameran kopi daerah, talkshow, workshop, kompetisi, hingga Liberika Experience Zone.

Keterlibatan petani Sambas dalam forum nasional ini menunjukkan bahwa liberika Sendoyan kian diperhitungkan, sekaligus membuka jalan menuju pasar yang lebih luas melalui dukungan ekosistem pembiayaan, teknologi, dan promosi yang terintegrasi. **

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#kopi #Sendoyan #bank indonesia #IKN #sambas #liberika