PONTIANAK POST - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan dua aspek penting yang harus menjadi perhatian dalam pengelolaan Dapur Makanan Bergizi (MBG) Gratis adalah kebersihan dapur dan pemenuhan kandungan gizi pada setiap menu yang disajikan.
“Kami berpesan agar kebersihan lokasi dan proses pengolahan makanan selalu dijaga. Ini penting untuk menjamin keamanan konsumsi bagi para siswa,” ujar Norsan saat meninjau SPPG Ketapang Delta Pawan Paya Kumang II (Yayasan Adinda Kurnia Ilahi) di Kabupaten Ketapang, Senin (17/11).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kerja Ria Norsan di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara. Setibanya di Ketapang, ia bersama Ketua TP PKK Kalbar, Erlina, disambut Bupati Ketapang Alexander Wilyo beserta jajaran Forkopimda. Usai penyambutan, rombongan langsung meninjau fasilitas SPPG Ketapang Delta Pawan Paya Kumang II sebagai agenda utama kunjungan kerja hari itu.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan layanan gizi disiapkan secara higienis, memenuhi standar, dan aman dikonsumsi oleh para pelajar. “Hari ini kami meninjau Dapur MBG yang ada di Kabupaten Ketapang, khususnya di Desa Parit Kumang, Kecamatan Delta Pawan,” kata Ria Norsan.
Ia mengingatkan bahwa pemenuhan gizi merupakan hal mendasar agar tujuan utama program MBG—meningkatkan kesehatan dan nutrisi anak—dapat tercapai. “Persiapan makanan yang akan didistribusikan kepada siswa-siswi sudah cukup baik. Yang paling penting adalah kebersihan, higienitas, serta pemenuhan gizinya,” tegas Norsan. (mse)
Editor : Miftahul Khair