Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Gubernur Ria Norsan Tinjau Perbaikan Jalan Pesaguan-Kendawangan di Ketapang

Novantar Ramses Negara • Selasa, 18 November 2025 | 10:43 WIB
TINJAU JALAN: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan didampingi Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalbar Iskandar Zulkarnaen meninjau progres perbaikan jalan Ketapang-Pesaguan.
TINJAU JALAN: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan didampingi Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalbar Iskandar Zulkarnaen meninjau progres perbaikan jalan Ketapang-Pesaguan.

PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meninjau progres peningkatan Jalan Pesaguan–Kendawangan, Senin (17/11), sebagai bagian dari upaya mempercepat perbaikan jalan rusak di Kabupaten Ketapang. Peninjauan tersebut dilakukan setelah ia menyelesaikan agenda sebelumnya di Dapur MBG dan SMK Negeri 1 Ketapang.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalbar untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat. Gubernur menyampaikan bahwa perbaikan jalan di Ketapang menjadi program prioritas utama dalam dua tahun ke depan, meskipun kondisi anggaran provinsi tengah mengalami efisiensi.

Untuk penanganan jalan batas kota Ketapang-Pesaguan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp16 miliar. Penanganan yang dilakukan kurang lebih efektif 1,5 km dan fungsional sekitar 20 km. Dalam kondisi efesiensi anggaran pada tahun 2025 ini, penanganan difokuskan pada ruas jalan yang rusak berat sehingga aktivitas masyakat tidak terhambat.

“Dengan keterbatasan saat ini, pekerjaan difokuskan pada penanganan titik kerusakan yang paling parah. Kondisi penanganannya dilakukan dengan lapisan perkerasan aspal base sampai ke lapisan AC/WC sepanjang 1,5 km dan penanganan secara fungsional sepanjang 20 km,” jelasnya.

Terkait kondisi beberapa ruas lainnya, Ria Norsan menyebutkan bahwa akan dilakukan penanganan dilakukan secara bertahap baik secara efektif maupun fungsional.

“Kemarin itu ada yang diambil efektif, ada fungsional. Yang penting masyarakat bisa lewat. Lubang-lubang besar kita tutup karena dana terbatas,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kalbar menargetkan kondisi jalan di Kabupaten Ketapang mencapai 80 persen mantap dalam lima tahun ke depan. Namun, efisiensi anggaran di tahun 2026 sebesar Rp522 miliar membuat alokasi anggaran untuk perbaikan jalan tahun mendatang berpotensi berkurang dibanding tahun sebelumnya yang saat ini mencapai Rp475 miliar.

“Keterbatasan anggaran memang menjadi tantangan, tetapi penanganan jalan prioritas harus tetap berjalan,” tegas Gubernur.

Respons positif datang dari masyarakat. Salah seorang warga, Saptya, mengaku perbaikan jalan yang berlangsung telah memberi dampak positif pada aktivitas ekonomi dan mobilitas harian mereka.

“Alhamdulillah, jalan sekarang jauh lebih baik. Kegiatan usaha kami jadi lebih lancar. Terima kasih kepada Bapak Gubernur,” ujarnya.

Masyarakat berharap peningkatan infrastruktur terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh warga Ketapang.(mse)

Editor : Hanif
#mobilitas warga #ria norsan #perbaikan jalan #rusak berat #KENDAWANGAN #tinjau #titik