Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Tata Kawasan Nol Kilometer Pontianak Utara, Wali Kota Fokus Bangun Trotoar Humanis

Mirza Ahmad Muin • Selasa, 18 November 2025 | 11:09 WIB

 

WAWANCARA: Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat diwawancarai di ruang kerjanya.
WAWANCARA: Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat diwawancarai di ruang kerjanya.

PONTIANAK POST - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan di tahun ini, Pemerintah Pontianak menggelontorkan Rp 45 miliar untuk berbagai program di Kecamatan Pontianak Utara. Di tahun depan, lanjutan program pembangunan di sana akan dilakukan, salah satunya mempercantik kawasan Siantan dengan membangun trotoar humanis.

“Di tahun ini, total alokasi anggaran untuk Pontianak Utara sebesar Rp45 miliar. Itu terdiri dari berbagai macam program, mulai dari pekerjaan pembangunan jalan, jembatan, turap beton, peningkatan jalan, pengolahan sampah, pengerjaan puskesmas dan jalan lingkungan,” ungkap Edi, Senin (17/11).

Untuk tahun depan, program lanjutan di Pontianak Utara tetap berjalan. Dia juga akan merenovasi Pasar Puring, kemudian akan mewujudkan lahan terbuka hijau dan sarana olahraga. Dalam programnya itu, dia juga tetap mempertahankan Pontianak Utara sebagai penyangga wilayah pertanian. “Lahan pertanian di utara ini juga harus kita jaga,” ujarnya.

Rencananya, dia juga akan membangun trotoar humanis. Lokasinya di Siantan. Untuk tantangannya, dirasa Edi hanya pembebasan lahan karena banyak pedagang informal. Menurutnya, persoalan ini akan mudah dilakukan dengan catatan masyarakat mendukung program pemerintah.

Terpisah Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin mengatakan, cukup banyak program berjalan di Kecamatan Pontianak Utara. Salah satunya, Rumah Sakit Pontianak Utara yang sudah beroperasi. Itu sebagai upaya pemerintah dalam mempercepat pelayanan kesehatan di sana. Dengan begitu kata dia, masyarakat tak mesti ke rumah sakit kota karena di Pontianak Utara sudah ada rumah sakit.

Selain itu, pembangunan jalan, drainase juga dikerjakan di sana. Ke depan, wacana pembangunan di Pontianak Utara juga ada. Kalau dia menginginkan lokasi titik nol kilometer Kota Pontianak, persisnya di penyeberangan Feri Bardan-Siantan dilakukan penataan sebagus mungkin.

Menurutnya, jika daerah tersebut ditata bagus, pasti mampu menjadi magnet tujuan baru masyarakat ke sana. Tidak hanya masyarakat Pontianak saja, namun masyarakat dari luar juga mau ke sana.

Pontianak Utara juga terdapat Tugu Khatulistiwa. Ini menjadi ikon Kota Pontianak. Kemudian wilayah pertanian dengan hasil sayur mayur yang memasok ke pasar tradisional setiap hari juga harus dimaksimalkan potensinya.

“Semua akan kita tata namun bertahap. Sebab anggaran daerah itu terbatas, sehingga program utama pasti yang prioritas. Di Pontianak Utara ini juga banyak program prioritas,” tegasnya.(iza)

Editor : Hanif
#Trotoar #pemerintah kota pontianak #pembangunan #kawasan #Nol Kilometer #infrastruktur #Humanis