Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Edi Kamtono Optimis Serapan APBD Pontianak 2025 Capai 95%, Fokus pada Pembangunan Infrastruktur dan SDM

Mirza Ahmad Muin • Rabu, 19 November 2025 | 11:36 WIB
WAWANCARA: Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat diwawancarai di ruang kerjanya.
WAWANCARA: Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat diwawancarai di ruang kerjanya.

PONTIANAK POST - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono optimis jika serapan anggaran hingga akhir tahun dapat mencapai di atas 95 persen. Sejauh ini, beberapa pekerjaan besar tengah berjalan dan ada yang telah terselesaikan.

“Saat ini pengerjaan tengah berjalan. Bahkan ada juga yang sudah selesai dikerjakan. Dengan demikian serapan anggaran akan melaju. Di akhir tahun nanti, saya optimis jika serpannya bisa di atas 95 persen,” ujar Edi kepada Pontianak Post, Selasa (18/11).

Menurutnya, program pembangunan infrastruktur yang tengah berjalan saat ini jika sudah selesai, akan mempercepat serapan anggaran. Terlebih pengerjaan program dilakukan di banyak titik.

Seperti pembangunan trotoar humanis, lanjutan pengerjaan jalan, pembangunan sekolah dasar dan Puskesmas. Ia berharap, semua pengerjaan di lapangan tidak mengalami hambatan. Dengan demikian pekerjaan bisa selesai tepat waktu.

Dia melanjutkan, untuk tahun depan program infrastruktur juga masih menjadi program utamanya. Rencananya, Pemkot akan melanjutkan beberapa pekerjaan lagi, diantaranya lanjutan trotoar humanis, pembangunan puskesmas, peningkatan Rumah Sakit, bangunan sekolah dan pengerjaan sekolah rakyat.

Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin sebelumnya juga optimis jika serapan anggaran Pemkot Pontianak bisa di atas 95 persen. Hanya saja, dia mengingatkan pada pihak ketiga untuk bekerja cepat agar pekerjaan mereka bisa selesai tepat waktu.

Tidak hanya serapan di sektor infrastruktur, program OPD yang menyangkut dengan program pembangunan SDM, juga berjalan seiring. Dengan adanya keseimbangan program ini, juga menjadikan Kota Pontianak sebagai kota yang cerdas di segala bidang.

“Dalam proses penganggaran juga harus memperhatikan program-program peningkatan SDM. Tujuannya agar Pontianak bisa maju disegala bidang,” katanya.

Oleh sebab itu, ketika pembahasan anggaran untuk semua program di OPD, dirinya melihat betul program-program yang akan dijalankan. Dengan begitu, ketika program tersebut berjalan memang betul-betul program prioritas berdasarkan kebutuhan masyarakat Kota Pontianak.

“Kalau program tidak urgensi akan kami tunda. Apalagi di tahun depan efisiensi anggaran, di mana TKD dari pusat pemangkasannya besar. Inikan kita mesti pintar menelaah rencana program. Tujuannya agar program, tersebut memang betul-betul mengena ke masyarakat. Begitu pula dengan program pembangunan berdasarkan kebermanfaatan banyak masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, realisasi belanja daerah Kabupaten Sanggau hingga 17 Desember 2025 tercatat baru mencapai 59,08 persen, namun Pemkab Sanggau tetap yakin target serapan APBD 2025 dapat dipenuhi sebelum tahun anggaran berakhir.

Asisten III Setda Sanggau, Burhanuddin menyebut pendapatan daerah saat ini telah menyentuh 73,92 persen dan diperkirakan terus meningkat menjelang tutup tahun.

“Kami optimis pendapatan bisa mendekati seratus persen. Masih ada ruang untuk meningkatkan penerimaan daerah,” ujarnya.

Meski mengakui realisasi belanja masih rendah, Burhanuddin menegaskan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) telah diminta mempercepat program dan kegiatan agar serapan anggaran terdorong signifikan.

“Belanja memang perlu kerja keras. Target kami minimal bisa mencapai sekitar 90 persen seperti tahun lalu,” katanya.

Pemkab Sanggau juga memperkuat koordinasi lintas OPD untuk mempercepat pencairan anggaran. Sejumlah langkah percepatan administrasi ditempuh guna meminimalkan hambatan teknis yang dapat menahan laju penyerapan belanja.(iza/agg)  

Editor : Hanif
#pengembangan sdm #prioritas #pembangunan infrastruktur #Wali Kota Pontianak #edi kamtono #Serapan APBD