Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kesatu Kalbar Hadiri Ceramah Kesehatan, Hj Erlina: Ibu Adalah Menteri Kesehatan di Rumah Tangga

Silvina PP • Jumat, 21 November 2025 | 14:46 WIB
Pembina Tim Kesatu dan pengurus berfoto bersama dengan Direktur RSUD dr Soedarso Pontianak dan pemateri.
Pembina Tim Kesatu dan pengurus berfoto bersama dengan Direktur RSUD dr Soedarso Pontianak dan pemateri.

PONTIANAK POST - Komunitas Kepedulian Saling Bantu (Kesatu) Kalimantan Barat turut menghadiri kegiatan Ceramah Kesehatan dan Pemberdayaan Komunitas yang digelar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedarso, Jumat (21/11). Kegiatan ini mengusung tema “Perempuan Hebat, Keluarga Sehat: Peran Ibu dalam Pencegahan Penyakit Kronis (Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi, dan KIA)".

Sebanyak 12 orang perwakilan Kesatu, terdiri dari pembina, ketua dan para pengurus, hadir mengikuti rangkaian acara yang dilaksanakan di Aula Garuda Kantor Gubernur Kalbar, Jumat (21/11). Mereka tampak antusias menyimak materi kesehatan yang disampaikan para narasumber.

Pembina Kesatu Kalbar yang juga Ketua TP PKK Kalbar Dr. Hj Erlina  SH,MH  mengapresiasi langkah RSUD Soedarso mengemas peringatan HUT dengan edukasi, dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya  peran ibu dalam menjaga kesehatan keluarga sangat diperlukan.

“Ibu adalah menteri kesehatan dalam rumah tangga. Ia harus menjaga keluarganya agar sehat, kemudian bisa berdampak pada kesehatan lingkungan sekitar. Mudah-mudahan materi dari para dokter spesialis ini bisa diterapkan sepulangnya ke keluarga, dan komunitas,” harapnya.

Ketua Umum Tim Kesatu Kalbar, DR. Dra. Hj. Yanieta Arbiastutie, Apt, MM, M.Sc., pada akhir acara memberikan arahan khusus kepada seluruh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota yang hadir saat itu. Ia mendorong para Ketua TP PKK untuk sekaligus menjadi Ketua Kesatu di wilayah masing-masing guna memperkuat gerakan kepedulian kesehatan di tingkat daerah.

Terkait program kerja Kesatu ke depan, Yanieta menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung program prioritas yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Ia juga memastikan bahwa transfer pengetahuan akan terus dilakukan. “Untuk knowledge transfer, dr Eko (salah satu narasumber ceramah kesehatan) dan para pejuang kanker siap dipanggil ke kabupaten/kota sebagai narasumber, dan ini gratis tidak dipungut biaya,” ujarnya.

Usai  memberikan sedikit arahan, Ketua Tim Kesatu memberikan dorprize kepada dua pengurus Kesatu yang beruntung. Hadiah berupa alat tensi tersebut disambut suka cita oleh penerimanya. Salah satunya, Ellyani, ia  mengaku senang dan bersyukur mendapat alat kesehatan tersebut.

“Tentu saya senang menerima hadiah ini, dengan tensi ini saya bisa mengontrol tekanan darah dan detak jantung saya kapan pun saya perlukan. Terima kasih ibu ketua,” katanya sambil tersenyum bahagia.

Kesatu sendiri adalah salah satu komunitas yang bergerak dan berjuang untuk memperkuat, mendukung  dan saling membantu sesama anggota dan pengurus di bidang kesehatan. Anggota Kesatu ini didominasi oleh para pejuang kanker yang bersama-sama berjuang melawan kanker menuju sembuh. (vie)

Editor : Miftahul Khair
#kanker #Kesatu #Kepedulian Saling Bantu #ceramah kesehatan