PONTIANAK POST - Ketua DPD Perkumpulan Pembina Pendidikan Anak Usia Dini Kalbar, Windy Prihastari mengajak seluruh pengurus cabang dan para pendidik untuk berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan nasional PP-PAUD yang digelar sepanjang November 2025.
DPP PP-PAUD menggelar Webinar Nasional, Rapimnas, Pelatihan Tingkat Nasional, serta Lomba Guru PAUD. Seluruh agenda itu disebut Windy menjadi wadah penting untuk memperkuat kapasitas pendidik, meningkatkan mutu layanan PAUD, dan menyatukan langkah pengurus dalam mempersiapkan generasi Indonesia Emas.
“Dengan penuh rasa syukur, kami dari DPD PP-PAUD Kalbar menyambut baik rangkaian kegiatan nasional yang diselenggarakan oleh DPP PP-PAUD pada bulan November 2025,” ujarnya.
Windy menyebut kegiatan ini relevan dengan kebutuhan Kalbar, khususnya dalam meningkatkan literasi, numerasi, serta pengembangan kompetensi pendidik. Ia berharap partisipasi aktif pendidik dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus meningkatkan kemampuan praktis yang dapat langsung diterapkan di satuan pendidikan.
“Melalui partisipasi aktif dalam rangkaian agenda tersebut, kami berharap semakin banyak pendidik, dan tenaga kependidikan yang mendapatkan pemahaman baru, inspirasi, serta keterampilan praktis yang bisa langsung diterapkan,” terangnya.
DPD PP-PAUD Kalbar, lanjutnya, berkomitmen mendorong seluruh DPC serta pendidik di wilayah masing-masing untuk terlibat optimal. Ia meyakini kolaborasi kuat antara pusat, dan daerah akan berdampak signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan PAUD, dan tumbuhnya inovasi pembelajaran anak usia dini.
Windy juga menyampaikan sejumlah harapan dari rangkaian kegiatan nasional PP-PAUD tahun ini. Ia berharap agenda tersebut dapat menjadi momentum penguatan kompetensi pendidik, mendorong tumbuhnya praktik baik pembelajaran literasi, numerasi, dan konten digital, serta memperkuat organisasi PP-PAUD di setiap tingkatan agar semakin solid, dan adaptif.
“Kami mengajak seluruh peserta dan pengurus untuk mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat, menjadikannya wadah belajar bersama, serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi masa depan anak-anak Kalbar, dan Indonesia,” tutupnya.
Ketua Umum DPP PP-PAUD, Nani Suhajar Diantoro, menekankan bahwa pembelajaran literasi, dan numerasi pada PAUD harus bermakna, menyenangkan, dan partisipatif. Ia mengingatkan agar pendekatan pembelajaran tidak hanya bertumpu pada hafalan atau lembar kerja, melainkan terhubung dengan pengalaman nyata anak.
“Pembelajaran harus bermakna, menyenangkan, dan partisipatif. Ketika literasi dan numerasi dikemas seperti ini, anak tidak merasa terbebani. Mereka justru menemukan bahwa belajar adalah kegiatan yang menggembirakan,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh pendidik untuk menjadikan setiap aktivitas belajar sebagai pengalaman positif yang membangun kepercayaan diri anak. “Karena masa depan mereka (anak-anak) ditentukan oleh apa yang kita lakukan hari ini," tutupnya.(bar)
Editor : Hanif