Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

DPRD Kalbar Janji Perjuangkan Tuntutan Mahasiswa: Masih Ada Solusi Lain meski Anggaran 2026 Dipangkas

Deny Hamdani • Senin, 24 November 2025 | 16:18 WIB
M. Rizka Wahab
M. Rizka Wahab

PONTIANAK POST – Anggota DPRD Kalimantan Barat dari Fraksi PKB, Rizka A. Wahab atau yang akrab disapa Agam, menegaskan bahwa seluruh aspirasi dan tuntutan mahasiswa yang disampaikan dalam aksi Jumat (21/11) lalu akan diperjuangkan secara maksimal oleh DPRD Kalbar.

Hal itu ia sampaikan usai menerima langsung perwakilan mahasiswa yang membawa berbagai isu strategis daerah. “Segala aspirasi yang disampaikan kawan-kawan mahasiswa akan kami perjuangkan. Tentu semua harus melalui koordinasi dengan berbagai pihak, karena tidak mungkin diputuskan sepihak,” ujar Agam.

Ia memastikan DPRD Kalbar tetap akan membuka ruang dialog lanjutan, termasuk menerima kedatangan mahasiswa lagi pada Rabu (26/11) untuk bertemu langsung dengan pimpinan dewan.

Menanggapi berbagai isu yang dikritisi mahasiswa, mulai dari kondisi jalan, banjir di Kota Pontianak, jembatan, fasilitas sekolah, hingga layanan kesehatan, Agam menegaskan bahwa dirinya sejalan dengan perjuangan mahasiswa.

“Selaku wakil rakyat dari Dapil Sintang, Melawi, dan Kapuas Hulu, saya satu irama dengan aspirasi yang disuarakan kemarin. Apa yang mereka sampaikan benar adanya. Infrastruktur kita saat ini memang minim dan banyak sektor yang memerlukan perhatian serius,” katanya.

Ia juga mengakui bahwa kondisi keuangan daerah ikut mempengaruhi lambannya pembangunan. Menurutnya, efisiensi anggaran sudah mulai diterapkan, sementara pada APBD Kalbar 2026 terjadi pemangkasan dari pemerintah pusat, yang membuat ruang fiskal daerah semakin terbatas.

Meski terjadi pemotongan anggaran, Agam menegaskan masih ada peluang untuk memperjuangkan kebutuhan infrastruktur Kalbar melalui jalur lain. "Selama ini pembangunan Kalbar sangat terbantu oleh kucuran dana pusat. Meski ada pemangkasan, kita masih bisa memperjuangkan anggaran tambahan melalui anggota DPR RI dari dapil Kalbar dan sumber-sumber pendanaan lain,” jelasnya.

Agam menambahkan bahwa DPRD Kalbar akan tetap berupaya memastikan isu-isu yang disampaikan mahasiswa mendapat perhatian serius, terutama yang berkaitan dengan pelayanan dasar masyarakat.

Mahasiswa Kalbar dari berbagai lintas organisasi dijadwalkan kembali hadir ke Gedung DPRD Kalbar pada Rabu, 26 November, untuk melanjutkan dialog dan menyerahkan tuntutan secara lebih rinci kepada pimpinan dewan. (den)

Editor : Miftahul Khair
#DPRD Kalbar #anggaran dipangkas #Perjuangkan #tuntutan mahasiswa