PONTIANAK POST - Dibukanya rute penerbangan tujuan dari Pontianak-Kuching dan sebaliknya turut berimbas pada usaha jasa transportasi kendaraan roda empat dengan tujuan yang sama. Akibatnya, kini para pelaku usaha tersebut mengalami penurunan jumlah angkutan penumpang.
“Dibukanya penerbangan pesawat dari Pontianak ke Kuching, turut berimbas dengan usaha jasa transportasi kendaraan roda empat. Dulu sebelum dibuka rute penerbangan itu, saya bisa empat sampai lima kali turun ke Kuching. Kalau saat ini, baru bulan depan ada perjalanan mengantar penumpang ke sana,” keluh pelaku usaha jasa pengantar penumpang ke Kuching, Hardiansyah kepada Pontianak Post, Senin (24/11).
Itu pun penumpang yang menghabisi waktu buat libur natal dan tahun baru. Kemungkinan mereka ini tidak kebagian tiket pesawat, sehingga memutuskan untuk menggunakan mobil menuju ke Kuching.
Kondisi penurunan penumpang dari Pontianak-Kuching sudah terasa sejak penerbangan rute sama dibuka. Jika kondisi ini terus terjadi, akan mengganggu bisnis layanan transportasi darat tujuan sama.
Terlebih, kata dia, jasa transportasi darat menuju Kuching juga banyak pelaku usahanya. Apalagi untuk kendaraan jenis Hiace, saat ini semakin banyak yang beroperasi. Dengan menurunnya jumlah penumpang, akan membuat persaingan harga semakin kuat di usaha ini. “Itu karena konsumen makin berkurang,” ujarnya.
Pihaknya mematok berbagai jenis paket pengantaran tujuan Pontianak ke Kuching. Tergantung jenis kendaraannya. Untuk Hiace, paket tiga hari dua malam, Rp 7,5 juta. Sedangkan Inova dengan waktu yang sama, dikenai Rp 4,5 juta dan Avanza di waktu sama dikenai Rp 4 juta.
Paling menjadi pikiran teman-teman, karena kendaraan tersebut masih ada yang kredit. Ketika penumpang sepi, akan berpengaruh pada ketidakmampuan pelaku usaha untuk membayarkan kredit bulanan dari mobil ini.
Hal sama dikatakan Aleng. “Sudah empat bulan ini, penurunan angkutan penumpang dari Pontianak ke Kuching. Pas terasa, ketika rute penerbangan Pontianak-Kuching dibuka. Sebelum ada rute penerbangan, saya sampai mencari kos di Kuching, dikarenakan angkutan penumpang penuh terus,” ujarnya.
Menurutnya, baik menggunakan jasa penerbangan atau melalui jalur darat memiliki keunggulannya masing-masing. Untuk jalur darat, pastinya lebih cepat. Namun ada juga konsumen lebih senang menggunakan kendaraan mobil. Terutama bagi orang yang suka bertualang dan ingin menikmati perjalanan.
Di perjalanan darat, penumpang bisa disuguhi banyak pemandangan. Sisi kiri kanan hutan, kemudian saat perjalanan menuju Kuching, akan banyak melewati jalan-jalan mulus Sarawak Malaysia.(iza)
Editor : Hanif